Promo FBS
FBS Reliable Broker
Bintan

Aang : Jasad Bayi Hilang Di Bintan Ulah Manusia Bukan Hewan

13
×

Aang : Jasad Bayi Hilang Di Bintan Ulah Manusia Bukan Hewan

Sebarkan artikel ini
Inilah kondisi kuburan bayi yang jasadnya dicuri./Ist

TANJUNGPINANG, Suarakepri.com – 
Hilangnya jasad bayi sehari setelah dimakamkan di Komplek Pemakaman Batu 20, Kijang, Kabupaten Bintan terindikasi kuat dilakukan oleh manusia.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kapolsek Bintan Timur, AKP Aang Setiawan, berdasarkan hasil sementara olah tempat kejadian perkara (TKP) pada makam bayi tersebut.

“Iya untuk sementara diduga kuat dilakukan orang (bukan hewan : red),” ucap Aang ketika dihubungi, Minggu (20/09/2026).

Aang dalam hal ini meminta pihak keluarga dan masyarakat untuk bersabar serta tidak khawatir berlebihan selama kasus ini masih dalam penanganannya

“Sampai saat ini masih kami dalami motif dan pelakunya. Mohon doa nya,” kata Aang.

Untuk diketahui warga Perumahan RT 01, Kelurahan Gunung Kijang, Kecamatan Bintan Timur, dibuat heboh.

Pasalnya, makam seorang bayi yang baru sehari dimakamkan ditemukan dalam kondisi terbuka. Lebih mengejutkan, jasad bayi tersebut dilaporkan hilang.

Korban diketahui merupakan anak dari warga setempat. Peristiwa nahas ini pertama kali diketahui ketika keluarga atau warga hendak menziarahi makam.

Betapa terkejutnya mereka saat melihat tanah makam sudah terurai dan peti maupun jasad bayi sudah tidak ada di tempat.

“Benar, kejadiannya di area pemakaman yang berada tepat di depan SPBU Batu 20, Kelurahan Gunung Kijang,” ujar seorang warga setempat, Sabtu.

Lokasi pemakaman yang berada tak jauh dari jalan raya membuat warga menduga pelaku nekat melakukan aksinya pada malam hari. Warga pun langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang.

Saat ini, kasus pembongkaran makam tersebut tengah ditangani Unit Reskrim Polsek Bintan Timur.

Personel kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Kapolsek Bintan, AKP Aang Setiawan, SH membenarkan peristiwa itu. “Sedang kami dalami. Mohon doanya, semoga cepat terungkap pelakunya,” ujar Aang saat dihubungi, Sabtu malam (19/9).

Pihak kepolisian mengimbau warga yang memiliki informasi terkait peristiwa ini agar segera melapor ke Polsek Bintan Timur.

Masyarakat juga diminta tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib.

Penulis : Angga

Comment