Promo FBS
FBS Reliable Broker
Bintan

Bintan Dorong Reformasi Birokrasi Berbasis Sistem Merit, Manajemen Talenta ASN Jadi Instrumen Kunci

15
×

Bintan Dorong Reformasi Birokrasi Berbasis Sistem Merit, Manajemen Talenta ASN Jadi Instrumen Kunci

Sebarkan artikel ini
Bupati Roby saat meninjau kesiapan implementasi manajement talenta ASN di Kantor BKN RI, Rabu (22/04). /F: Thafan Casper

Bintan, suarakepri.com – Pemerintah Kabupaten Bintan mulai mengakselerasi reformasi birokrasi dengan pendekatan berbasis sistem merit melalui implementasi manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini diposisikan sebagai strategi utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang adaptif, profesional, dan berbasis kinerja.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, saat mempresentasikan kesiapan implementasi manajemen talenta ASN di hadapan jajaran pimpinan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta, Rabu (22/4).

Dalam paparannya, Roby menekankan bahwa transformasi ini bukan sekadar inovasi administratif, melainkan perubahan mendasar dalam cara pemerintah mengelola sumber daya manusia.

“Manajemen talenta ini adalah bentuk pergeseran paradigma. Kita ingin memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kompetensi dan kinerja, atau the right person in the right place,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemkab Bintan saat ini memiliki 1.355 ASN yang tersebar dalam berbagai jenjang jabatan, mulai dari Jabatan Tinggi Pratama hingga pelaksana. Melalui sistem manajemen talenta, seluruh potensi tersebut akan dipetakan secara sistematis untuk mendukung kebutuhan organisasi dan arah pembangunan daerah.

Lebih jauh, Roby menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung sistem ini. Menurutnya, digitalisasi manajemen ASN menjadi fondasi dalam menciptakan birokrasi modern yang mampu merespons dinamika pembangunan secara cepat dan tepat.

“Implementasi aplikasi manajemen talenta bukan sekadar mengikuti tren digital, tetapi menjadi instrumen strategis untuk membangun sistem yang kuat dan terintegrasi,” tambahnya.

Pendekatan ini mencakup identifikasi talenta, pengembangan kompetensi, hingga penempatan ASN berbasis data kinerja dan kualifikasi. Dengan demikian, setiap posisi diharapkan dapat diisi oleh individu yang memiliki kapasitas terbaik.

Sementara itu, pihak BKN menyambut positif langkah yang dilakukan Pemkab Bintan. Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BKN dalam mengembangkan sistem manajemen ASN yang berkelanjutan.

Sejumlah pejabat BKN turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Manajemen ASN, serta Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN.

Melalui langkah ini, Pemkab Bintan menargetkan terciptanya birokrasi yang tidak hanya profesional, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang efektif dan berorientasi hasil.

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat