Bintan, suarakepri.com – Ribuan jamaah memenuhi Halaman Gedung Olahraga (GOR) Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, untuk menunaikan Shalat Idul Fitri 1446 H pada Senin (31/03). Suasana penuh khidmat menyelimuti pelaksanaan ibadah ini, di mana Bupati Bintan Roby Kurniawan bertindak sebagai Khatib, sementara Imam dipimpin oleh Ustadz Usman Al Hafiz, Imam Masjid Besar An Nur, dengan Bilal M. Subhan.
Dalam khutbahnya, Bupati Roby menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan seremonial atau kebahagiaan dengan pakaian baru, tetapi sebuah momentum refleksi spiritual untuk kembali kepada fitrah manusia sebagai khalifah di muka bumi.
“Idul Fitri bukan tentang gemerlap dunia, melainkan tentang kemenangan sejati, yaitu kembali kepada kesucian dan ketakwaan setelah satu bulan penuh menjalani ibadah di bulan Ramadhan,” ujar Roby di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kesempatan mendapatkan keberkahan Ramadhan tidak boleh disia-siakan. Roby mengutip riwayat dari Imam Tirmidzi yang menceritakan tiga doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Rasulullah SAW. Tiga doa tersebut menyentuh aspek penting dalam kehidupan beragama: pertama, kecelakaan bagi mereka yang menjalani Ramadhan tetapi tidak mendapatkan ampunan Allah; kedua, kecelakaan bagi yang enggan bershalawat saat nama Rasulullah disebut; dan ketiga, kecelakaan bagi mereka yang masih memiliki orang tua namun tidak berbakti hingga tidak menghantarkan mereka ke surga.
Mengakhiri khutbahnya, Bupati Roby mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa berdoa dan bermunajat, agar amalan selama Ramadhan diterima dan membawa mereka ke tingkat ketakwaan yang lebih tinggi.
“Semoga Ramadhan yang telah berlalu tidak hanya menjadi kenangan, tetapi menjadi titik perubahan dalam kehidupan kita menuju pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih bertakwa,” tutupnya.


Comment