by

Gakkumdu Bintan Resmi Hentikan Kasus Dugaan Money Politik Apri

-Bintan-131 views

Bintan, SuaraKepri.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bintan, bersama Gakkumdu, secara resmi menghentikan penyelidikan kasus dugaan pelanggaran pemilukada yang melibatkan salah satu pasangan calon (Paslon).

Apri Sujadi (petahana) yang berpasangan dengan Robby Kurniawan Ansar, sebelumnya dilaporkan telah melakukan dugaan money politik.

Penghentian ini dilakukan pada hari Kamis, 3 Desember 2020 pukul 20.00 WIB, melalui Rapat
Pembahasan kedua Sentra Gakkumdu Kabupaten Bintan terhadap tindaklanjut Laporan nomor 003/LP/PB/Kab/10.04/XI/2020 yang diterima pada Tangal 27 November 2020 terhadap dugaan pelanggaran tindak pidana pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 di Kabupaten Bintan.

Ketua Bawaslu Bintan, Febriadinata, ST mengatakan bahwa terhadap laporan tersebut telah dilakukan proses Klarifikasi (penyelidikan) dan Kajian untuk menemukan apakah Laporan yang disampaikan merupakan dugaan Tindak Pidana Pemilihan atau bukan merupakan dugaan Tindak Pidana Pemilihan dengan didukung minimal 2 alat bukti
(sebagaimana merujuk pada Peraturan Bersama Sentra Gakkumdu).

“Bahwa proses klarifikasi (penyelidikan) dilakukan oleh sentra gakkumdu dari unsur Kepolisian Resor Bintan, bawaslu Bintan dengan pendampingan oleh unsur Kejaksaan Negeri Bintan, yang telah meminta keterangan klarifikasi sebanyak 24 orang dalam hal ini terdiri dari Pelapor, Saksi-Saksi/ pihak
terkait, Terlapor dan juga telah meminta keterangan Ahli,” ujarnya.

Berdasarkan fakta-fakta keterangan pelapor, saksi-saksi/ Pihak Terkait, terlapor, keterangan ahli serta bukti yg ada sehingga kesimpulan terhadap pembahasan kedua Sentra Gakkumdu Kabupaten Bintan memutuskan terhadap Laporan tersebut tidak dapat ditingkatkan
ketahap selanjutnya.

“Karena tidak memenuhi unsur pasal sangkaan pelanggaran tindak pidana
pemilihan yakni Pasal 187 A Ayat (1) UU Pemilihan, sehingga terhadap laporan dengan nomor 003/LP/PB/Kab/10.04/XI/2020 di hentikan dan akan disampaikan kepada pelapor melalui surat resmi, yang mana surat tersebut akan ditembuskan juga kepada Bawaslu Provinsi Kepri,” pungkasnya.

Comment

Berita Lainnya