Promo FBS
FBS Reliable Broker
Bintan

Perkuat Mitigasi dari Lingkup Terkecil, Pemkab Bintan Cetak 40 Agen Edukasi Keluarga Tangguh Bencana

50
×

Perkuat Mitigasi dari Lingkup Terkecil, Pemkab Bintan Cetak 40 Agen Edukasi Keluarga Tangguh Bencana

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 40 peserta resmi dikukuhkan sebagai agen edukasi kebencanaan usai mengikuti Sosialisasi Keluarga Tangguh Bencana di Aula Kantor Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (6/11/2026). /F: ist

Bintan, suarakepri.com – Pemerintah Kabupaten Bintan mulai menggeser paradigma penanggulangan bencana dari sekadar respons darurat menjadi penguatan mitigasi mandiri berbasis keluarga. Langkah ini diwujudkan dengan mencetak 40 agen edukasi kebencanaan di Kecamatan Gunung Kijang melalui program Sosialisasi Keluarga Tangguh Bencana yang resmi berakhir pada Jumat (6/11/2026).

Para peserta yang digembleng oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan ini diproyeksikan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menanamkan budaya sadar bencana di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menekankan bahwa penanggulangan bencana tidak bisa lagi hanya dibebankan pada kesiapan aparat pemerintah. Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ex Officio Kepala BPBD Bintan ini, efektivitas penyelamatan saat situasi darurat sangat ditentukan oleh seberapa siap unit terkecil masyarakat dalam mengenali ancaman di sekitarnya.

“Kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dimulai dari rumah. Keluarga merupakan garda terdepan yang paling krusial dalam mengenali potensi risiko di lingkungan terdekatnya, memahami langkah penyelamatan awal, serta mengambil keputusan yang tepat sebelum bantuan datang,” ujar Ronny saat menutup kegiatan di Aula Kantor Kecamatan Gunung Kijang.

Ronny mengingatkan bahwa pemahaman teori kebencanaan tidak akan berdampak signifikan jika tidak diinternalisasi menjadi kebiasaan sehari-hari. Masyarakat dituntut untuk tidak mudah panik ketika menghadapi situasi krisis, melainkan mampu bertindak cepat, terukur, dan terarah sesuai prosedur keselamatan.

Untuk memastikan efek berantai dari pelatihan ini, ke-40 peserta diminta tidak berhenti sebagai penerima materi. Mereka diharapkan aktif menyebarluaskan pengetahuan mitigasi tersebut kepada tetangga dan komunitas di wilayah Gunung Kijang.

“Ilmu yang diperoleh hari ini harus diteruskan. Semakin banyak warga yang paham cara memitigasi risiko di lingkungannya, semakin tangguh dan mandiri pula Kabupaten Bintan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana di masa mendatang,” tegasnya.

Comment