Promo FBS
FBS Reliable Broker
Lingga

Dari Kampung Laut, Susan Melangkah Meski Tanpa Sponsor

2254
×

Dari Kampung Laut, Susan Melangkah Meski Tanpa Sponsor

Sebarkan artikel ini
Herisusani (Susan), remaja berbakat dari Desa Panggak Laut yang lolos seleksi Timnas U-16./Febryan

LINGGA, SuaraKepri.com – Harapan besar mengalir dari Desa Panggak Laut, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Seorang remaja berbakat, Herisusani atau yang akrab disapa Susan, sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos sebagai peserta seleksi Tim Nasional Sepak Bola Putri U-16. Seleksi ini akan digelar di Medan, Sumatera Utara, pada pertengahan tahun 2025.

Susan, gadis kelahiran 1 Desember 2010, saat ini duduk di bangku kelas VIII SMP Negeri 1 Lingga. Ia merupakan anak sulung dari dua bersaudara, buah hati pasangan Iskandar dan Herfia Megawati. Meski berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, semangat dan tekad Susan untuk menggapai mimpi sebagai pesepak bola profesional tak pernah surut.

Bakat Susan di lapangan hijau sudah terlihat sejak usia dini. Ia terbiasa bermain bola bersama anak-anak laki-laki di kampungnya. Dari sinilah kecintaannya terhadap sepak bola tumbuh. Ia kemudian bergabung dalam berbagai turnamen tarkam dan menjalani latihan serius di bawah bimbingan pelatih lokal seperti Coach Jajun, Coach Yai, dan Coach Fadli.

“Sudah sampai ke tahap ini bukan hal yang mudah. Semua ini berkat bimbingan Coach Jajun, Yai, dan Fadli yang selalu melatih dan memotivasi saya. Tanpa mereka, saya tidak mungkin bisa sejauh ini,” ujar Susan penuh syukur.

Meski menyimpan impian besar, perjuangan Susan menuju medan seleksi nasional tak mudah. Hingga saat ini, seluruh biaya keberangkatannya ke Medan masih sepenuhnya ditanggung oleh keluarga. Belum ada sponsor yang menyokong perjalanan tersebut, membuat kedua orang tua Susan harus bekerja ekstra keras demi mendukung langkah sang putri menuju panggung nasional.

“Insyaallah tanggal 6 Juni 2025 Susan berangkat ke Medan. Kami mohon doa dan dukungan agar semua urusannya dipermudah,” ucap Herfia Megawati, sang ibu, dengan penuh harap. Ia juga menuturkan bahwa sejak kecil Susan telah menunjukkan ketertarikan besar terhadap sepak bola dan mendapat dukungan penuh dari keluarga.

Tak hanya Susan, kebanggaan juga datang dari wilayah Lingga Utara. Nurmalisa, remaja asal Kampung Kalan, Desa Duara, juga berhasil dipanggil dalam seleksi yang sama. Kehadiran dua talenta muda dari Kabupaten Lingga ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri di daerah kepulauan tersebut.

Prestasi Susan dan Nurmalisa tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan pelatih, tapi juga inspirasi bagi generasi muda Lingga lainnya. Mereka membuktikan bahwa meski berasal dari daerah terpencil, dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, mimpi besar bisa diraih hingga ke level nasional, bahkan internasional.

Penulis : Febrian S.r

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat