Lingga, SuaraKepri.com – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PKP) Kabupaten Lingga, tetap berencana bangun astaka MTQ permanen meski ditengah keterpurukkan, Rabu (13/05/20).
Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya, Deden mengatakan untuk pembangunan astaka MTQ tersebut menelan dana sebesar Rp 760,7 juta, anggaran bersumber dari APBD murni tahun 2020.
“Astaka MTQ sudah masuk dalam tahap penyiapan dokumen, kalau sekarang ini tetap kami rencanakan, karena kami masih belum selesai pemangkasan (refocusing),” kata Deden kepada Suarakepri.com.
Namun ia menjelaskan sambil menunggu kebijakan dari anggaran pembangunan astaka MTQ itu, segala proses admistrasi akan tetap berjalan, bahkan ia memastikan jika bangunan tersebut tetap akan dibangun di tahun 2020 ini.
Walaupun jelas ia dengan dikeluarkannya surat edaran dari kementrian tentang pemangkasan anggaran kegiatan untuk penanganan Covid-19, DPUPR-PKP Lingga akan terus mengoptimalisasikan pembangunan tahun 2020 ini.
Meski cukup terbatas, pihaknya berupaya agar alokasi dana itu benar-benar bisa dimaksimalkan pemanfaatannya dalam pembangunan, agar bisa dirasakan hasilnya secara nyata oleh masyarakat.
“Untuk saat ini kami sedang memfokuskan pada pembangunan air bersih, dan penanganan banjir yakni drainase dll. Sistem dari air bersih ini yakni rehab yang mengoptimalkan layak untuk kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Ia menyebutkan bahwa tidak semua bisa terealisasi, karena adanya pemangkasan anggaran untuk penanganan Covid-19 ini, namun dari bidang Cipta karya ia akan memprioritaskan pengelolaan pembangunan air bersih yang sangat berdampak positif bagi masyarakat.
“Untuk fisik kami memfokuskan pada pembangunan kantor camat Posek, karena mengingat disana belum ada kantor,” ungkapnya.
Penulis : Febrian S.r







Comment