11 tahun bertugas, Tarmizi Minta Maaf
Lingga, SuaraKepri – Lagi, insiden pemasangan terbalik bendera sang saka merah putih kembali terjadi.
Sebelumnya, pemasangan terbaliknya bendera merah putih ini terjadi di salah satu kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bintan.
Kali ini, pemandangan tak wajar itu terjadi di Dabo Singkep, pengibaran bendera merah putih terbalik juga terjadi di Lingga.
Tepatnya di depan halaman Kantor Samsat, Dabos Singkep, Senin pagi (19/2).
Pemandangan tidak biasa ini sontak membuat masyarakat sekitar heboh.
Bukanlah bendera Indonesia yang berkibar melainkan bendara asal negara luar yakni Polandia.
“Memangnya ini negara polandia, seharusnya tak gitu kan,” ujar salah satu pengendara, Arifin.
Bendera terbalik itu terjadi tadi pagi. Tidak diketahui secara pasti, siapa yang memasang bendera tersebut. Apakah karena panasnya matahari yang bersinar sehingga orang yang memasang salah atau hal lainnya.
Kapolres Lingga, AKBP Ucok Lasdin Silalahi ketika dikonfirmasi menyarankan untuk menghubungi pimpinan Samsat.
“Pimpinan di Samsat siapa? Coba dicek beri mereka juga masukan. Setahu saya itu di bawah Kepala PTSP, coba tanya kepada Kadispenda,” katanya.
Ternyata pemasangan bendera merah putih terbalik ini di Samsat Dabo Singkep, dilakukan oleh Tarmizi, petugas kebersihannya.
Tarmizi sendiri telah bertugas 11 tahun di kantor tersebut, mengaku khilaf dan baru kali ini melakukan kesalahan dalam memasang bendara.
“Saya sudah membuat surat pernyataan permohonan maaf melalui kantor BP2RD Kepri. Waktu pasangan pertama, perasaan saya sudah benar,” ungkapnya.
Penulis : Rian
Editor : Mori

Comment