Pulang Jalan Kaki Berkilometer
NATUNA, SuaraKepri.com – Wan Fiki Alberto, (12), warga Gunung Tebing, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), kritis setelah diserang dan digigit dua ekor anjing ganas sepulang sekolah, Kamis (21/8/2014).
Berdasarkan berita yang dirilis TribunNewsBatam, Hampir di seluruh badannya mengalami luka gigitan dan paling parah di kepala.
Nurhayati, ibu Fiki tampak cukup terpukul dengan kejadian yang dialami anak keduanya itu.
“Saya nggak bisa bercakaplah. Saya masih bersyukur anak saya cepat ditemukan orang. Dia udah nggak berdaya dua ekor anjing yang menggigitnya,” ujar Nurhayati saat ditemui di ruang rawat bedah RSUD Natuna, Jumat (22/8) malam.
Fiki yang duduk di kelas IV SD itu, dikatakan Nurhayati, biasanya pulang sekolah dijemput kakaknya dengan sepeda. Jarak rumah mereka yang ada di Gunung Tebing dengan sekolah SD di Batubi cukup jauh, beberapa kilometer. Tak ada transportasi umum di desa ini.
“Gak tau lah, kemarin itu (Kamis 21/8) tumben dia pulang sendirian jalan kaki. Lokasi Batubi itu memang banyak anjing bekeliaran. Biasanya sama kakaknya pulang naik sepeda,” ujar Nurhayati.
Dua ekor anjing itu pun sudah ditangkap warga dan akan diperiksa di laboratorium, apakah ada bahaya rabies atau tidak. “Udah mau dibunuh anjing itu, cuma dokter minta tunggu dulu katanya dicek dulu anjing itu,” ujar Nurhayati.
Nurhayati yang keseharian bekerja sebagai ibu rumah tangga ini, berdoa agar kondisi anaknya bisa segera membaik.
Fiki sendiri masih terkulai lemah dengan banyak luka gigitan buas anjing di Batubi tersebut. Sekujur tangan dan beberapa tubuhnya nampak dililiti perban khususnya di kepala. Selang infus masih melintang di hidung Fiki.
[sk]

Comment