Promo FBS
FBS Reliable Broker
Natuna

Bupati Natuna Wan Siswandi membuka Musrembang Kecamatan Bunguran Barat

846
×

Bupati Natuna Wan Siswandi membuka Musrembang Kecamatan Bunguran Barat

Sebarkan artikel ini

Natuna, SuaraKepri.com – Bupati Natuna, Wan Siswandi lanjutkan rangkaian kegiatan di kecamatan Bunguran Barat, dengan membuka Musrenbang Kecamatan tahun 2022, Rabu (9/2) Gedung Serba Guna Kantor Camat setempat.

Kegiatan dihadiri oleh Ketua TP PKK Natuna, Septi Dwiani Siswandi, Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar, Ketua Komisi 1 dan II DPRD Natuna, Wan Aris Munandar dan Marzuki Camat, Lurah dan segenap Kepala OPD Pemkab Natuna serta tokoh masyarakat.

Sebelum membuka kegiatan Musrenbang, Bupati Natuna Wan Siswandi menyempatkan diri menelusuri beberapa jalan di sekitar sedanau.

Dari hasil pantauanya, ada beberapa ruas jalan yang rusak parah tepatnya di Jalan Kartini, serta beberapa jalan termasuk menuju Kantor Kapolsek Sedanau.

“Untuk Jalan Kartini, tahun ini kita anggarkan Rp1,5 milyar yang tahun lalu kita anggarkan Rp800 juta, dan kalau kita sepakat bersama teman-teman anggota DPRD Natuna, insyaAllah Kita Targetkan Tahun 2024 Selesai Terbangun,” ungkapnya.

Bupati Natuna Wan Siswandi juga menjelaskan kondisi keterbatasan keuangan daerah, sehingga pekerjaan jalan tersebut dilaksanakan secara bertahap.

Untuk memudahkan penyerapan aspirasi masyarakat, Wan Siswandi sengaja mengajak kepala OPD, dengan harapan mereka dapat memahami dan mendengar langsung apa saja yang diinginkan oleh masyarakat.

“Musrenbang Kecamatan, saya sengaja hadirkan kepala dinas, agar mereka mendengar langsung aspirasi masyarakat,” sambung Bupati Natuna tersebut

Karena seringnya kepala dinas hanya mengirimkan perwakilan untuk menghadiri acara Musrenbang namun berbeda dengan saat ini.

“Selama ini, pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan, seringkali dinas mengutus perwakilan dari kepala Dinas, nah sekarang perintahkan mereka untuk hadir langsung dalam Musrenbang,” terangnya.

Selanjutnya, Wan Siswandi menyampaikan bahwa target pemerintah daerah terhadap tiap kecamatan itu sama, yaitu memenuhi kebutuhan Infrastruktur dasar seperti, jalan, air, listrik, pendidikan, kesehatan dan telekomunikasi.

“Kebutuhannya sama, namun anggarannya berbeda. Oleh karena itu, dengan anggaran yang terbatas ini, mari kita bangun kebutuhan sesuai dengan kebutuhan bukan karena keinginan,” tutupnya.

Penulis : Nuzur

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat