by

Ini Bentuk Evaluasi Dari Beberapa Kalangan Yang Ditampung FKMPK

Penulis : -Tanjungpinang-223 views

Tanjungpinang, SuaraKepri – Forum Keprihatinan Masyarakat Peduli Kepri (FKMPK) mengadakan diskusi publik dari seluruh elemen masyarakat seperti dari tokoh masyarakat, LSM, Mahasiswa, Akademisi, SPSI, serta beberapa dari pengurus Partai dan lainya untuk meluahkan keperihatinannya dan juga mengevaluasi kepemimpinan 2,5 tahun Gubernur provinsi itu, di Hotel Comfort, Minggu (11/03).

Dengan kondisi ekonomi dunia yang mulai menurun bahkan diprediksi krisis, maka Kepri harus pandai- pandai meniti buih karena dekat dengan Singapura sebagai pusat gerbang perekonomian Asia, namun dengan kondisi Pemerintahan yang cendrung amburadul ini membuat kehancuran Kepri tampak nyata.

Perwakilan tokoh Sentral provinsi Kepri Datuk Huzrin Hood mengatakan, bahwa pada saat ini banyak masyarakat lebih cenderung menghabiskan waktunya berada di warung kopi dikarenakan tidak adanya pekerjaan atau kata lain menganggur.

“Kalo ini bukan untuk menggulingkan Gubernur atau pemakzulan. Kepri ini semakin terpuruk dan guna diskusi ini agar dengan sisa 1,5 tahun kedepan Nurdin Basirun mampu memimpin secara serius Kepri ini agar masyarakat merasakan apa yang ia bangun,” ungkapnya.

Harapannya, tambah Huzrin Hood, proyek infrastruktur yang dimunculkan di media dapat direalisasikan utk menolong rakyat Kepri.

“Jangan hanya berita media massa memberikan harapan palsu akan kebangkitan proyek  infrastruktur  yang dapat menaikkan pendapatan rakyat, katanya.

Andi Anhar Chalid juga mewakili tokoh masyarakat Kepri berharap, ada sistem evaluasi kinerja DPRD Provinsi Kepri, dan Pemerintahan Gubernur setiap tahunya secara signifikan.

“Avaluasi kinerja harus setiap tahun, dan juga harus ada wadah rumah evaluasi guna menampung keluhan-keluhan dar masyarakat serta Mahasiswa harus kritis, juga untuk membangun Ekonomi Kepri Kabupaten/kota harus senergi dengan Gubernur demi meningkatkan mutu pembangunan yang kita inginkan bersama,” harapnya.

Dari ketua Kadin Ratna mengajak, seluruh masyarakat Kepri bersatu padu untuk mengawal dan menyatakan sikap keprihatinan masyarakat tanpa ada embel-embel kepentingan pribadi.

“Sebagai Advokat Pemerintah itu ibarat akuarium, semua jenis ikan kita tau apa saja, dan kenapa dari 31 Kepala Dinas di Kepri ini tidak ada satupun Putra Daerah kota Tanjungpinang. Jadi mari kita evaluasi bersama kemana Nurdin Basirun bawa Kepri ini kedepannya,” kata Ratna dengan semangat yang bergebu-gebu.

Dari evaluasi Mahasiswa Aliansi Mahasiswa Kepri (AMK), Eliyanto mengukapkan bahwa terkait Evalusi di Gedung Daerah kemarin adalah suatu kesepakatan oleh seluruh mahasiswa, sehingga AMK melakukan sesuatu dialog bersama Gubernur provinsi Kepri.

“ini pergerakan mahasiswa yang keluar dari diri mahasiswa terkait beasiswa dan pembangunan yang ada di Provinsi Kepri, dan evaluasi tersebut sudah kami buat dalam bentuk buku guna bahan pengontrollan kami terhadap Gubernur ” tegas Helianto, perwakilan mahasiswa.

Dari hasil seluruh evaluasi kinerja Gubernur Provinsi Kepri tersebut akan ada tim perumus yang akan meleburkan poin-poin penting yang akan dibawa kepada Gubernur untuk bahan data evaluasi dari masyarakat yang menyampaikan keperihatinannya terhadap sistem pemerintahan itu.

Penulis : Erial

Comment

Berita Lainnya