TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga melaksanakan penyuluhan tentang Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda, penyuluhan tersebut diikuti utusan pelajar SMP / SMA Kota Tanjungpinang.
Kegiatan tersebut, resmi dibuka oleh wakil Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd, bertempat di Gedung serba guna Bulang Linggi, Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang, Senin (12/05). Kegiatan dimulai ditandai dengan pemasangan tanda peserta oleh wakil Wali Kota Tanjungpinang.
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, SPd mengatakan Kota Tanjungpinang merupakan daerah berbatasan langsung dengan Negara Tetangga, tidak tertutup kemungkinan bahwa, pengaruh negative dari Negara luar akan mempengaruhi kita. Terlebih lagi dengan bahaya narkoba yang saat ini terus mengancam.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa penyalahgunaan narkoba telah menjadi permasalahan nasional, maupun di daerah, bahkan penyalahgunaan narkoba tidak hanya terjadi ke kalangan dewasa saja, tetapi sudah merambah ke kalangan anak-anak,” ujarnya.
Bagi Syahrul, hal tersebut tentunya cukup meresahkan bagi kita semua. Oleh karena itu,kegiatan penyuluhan bagi generasi muda ini adalah merupakan salah satu bentuk antisipasi kita serta sebagai langkah untuk kita meminimalisir pengguna narkoba dikalangan generasi muda di Kota Tanjungpinang.
“Sehingga terciptanya generasi muda yang sehat dari bahaya Narkoba,” harapan Syahrul.Lebih lanjut diungkapkan Syahrul, masalah penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan yang cukup kompleks, permasalahan ini bukan saja menjadi tanggungjawab pemerintah dan aparat hukum saja, akan tetapi permasalahan ini juga menjadi tanggjawab masyarakat.
“Permasalahan narkoba, sangat terkait dengan masa depan generasi muda kita, berarti menyangkut masa depan bangsa kita, tentunya kitapun tidak boleh tinggal diam, menginggat permasalahan ini adalah masalah kita semua, untuk itu mengatasi permasalahan tersebut, hal terpenting yaitu peran aktif seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya lagi.
Selain itu jelasnya, pendidikan moral dan keagamaan harus lebih ditekankan kepada para pelajar, karena salah satu penyebab terjerumusnya pemuda kedalam lingkaran narkoba ini adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap.
“Dengan upaya-upaya tersebut, kita dapat melakukan pencegahan serta penanggulanganya, dimana Kota Tanjungpinang kedepannya, mejadi Kota dyang terbebas dari bahaya narkoba,” paparnya.
Syahrul berpesan, kepada para pelajar yang menjadi kder anti narkoba, setelah mendapatkan materi dari narasumber tentang bahaya narkoba, untuk dapat menyebarluaskan informasi kepada teman-teman, baik itu di sekolah, keluraga maupun masyarakat di sekitar lingkungan masing-masing.
“Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih aktif dan peduli terhadap pencegahan dan penyalahgunaan narkoba, baik di kalangan dewasa maupun pelajar,” tutupnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tanjungpinang, Drs. M. Juramadi Esram, MT, mengemukakan bahwa tujuan dilakukan kegiatan ini dimaksud, untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba bagi pelajar.
“Kepada seluruh peserta, kita memberikan pengetahuan terhadap bahaya narkoba, apapun jenisnya, serta menanamkan pemahaman kepada mereka agar tidak mendekati narkoba dengan cara apapun,” ujarnya.
Kegiatan penyuluhan ini, dilaksanakan selama tiga hari, dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang, terdiri dari perwakilan setiap siswa-siswi SMP/ SMA se-Kota Tanjungpinang. Nara Sumber pada penyuluhan ini berasal dari BNN Pusat, Kementrian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Dinas Kesehatan, serta Kepolisian.
Kegiatan ini dihadiri pula Artis Ibu Kota Lula Kamal, Kepala SKPD, Camat, Lurah serta tamu undangan lainnya.
[sk]






Comment