Tanjungpinang – Andi Anhar Chalid yang ikut serta penjaringan bakal calon (Balin) Wali Kota Partai Hanura Tanjungpinang tetap optimis akan maju. Rasa optimis Andi Anhar ini dipacu keinginan ia untuk berbuat dan mengatasi permasalahan banjir.
Dengan pengalaman dan kemampuannya, Andi Anhar merasa terpanggil untuk maju, termasuk bersaing dengan para calon petahana.
“Untuk mengatasi banjir itu sebenarnya sangat mudah bila kita menguasai permasalahan dan solusinya. Yang perlu kita kuasai itu besarnya curah hujan dan daya tampung debit air setiap daerah rawan,” ujar staff khusus Gubernur Kepri tersebut, kepada sejumlah wartawan di Morning Bakeri, pada Sabtu sore(26/8).
Untuk mengetahui besarnya curah hujan di kota Tanjungpinang, lanjut mantan Ketua DPRD Kabupaten Kepri itu bisa diperoleh dari BMKG.
“Dalam mengatasi permasalahan ini pernah saya pelajaran di Lemhanas. Dari permasalahan besar harus kita buat setengah, dari setengah kita kecilkan dan setelah itu kita tuntaskan. Sama seperti banjir ini, kita harus memiliki pemetaan dan tata ruang yang bagus. Menelusuri daerah banjir dan menguasai permasalahannya, baru mengatasinya dengan membuat dam atau waduk hingga menyediakan pompa air,” jelasnya.
Yang kalah penting, Andi menegaskan bahwa dirinya termasuk pelopor yang membentuk Tanjungpinang ini menjadi Kota Otonom pada tahun 2001 lalu.
“Tetapi perubahan yang cukup signifikan tidak terjadi di kota kita cintai ini. Perekonomian masyarakat masih lemah, itu juga termasuk ingin saya atasi dengan saya miliki,” tambahnya.
Belajar dari kekalahan Pilwako sebelumnya, Andi juga merasa sudah belajar dari pengalaman dan memiliki strategi politik jitu.
“Hasil akhir selalu menentukan. Setiap tikungan akhir mempengaruhi hasil. Bahkan saya pun berani telah mengklaim memiliki modal 8 kursi di DPRD Kota Tanjungpinang untuk optimis maju,” tegasnya lagi.
Andi pun tidak ingin menyebutkan strateginya tersebut secara jauh.
“Ada waktunya nanti kita informasikan, karena saya kan belum memainkan strategi politik tersebut,” ungkapnya.
[sk]



Comment