Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Pasangan Lansia Ikut Serta Dalam Nikah Massal

429
×

Pasangan Lansia Ikut Serta Dalam Nikah Massal

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH saat memberikan pidato sambutannya dalam acara nikah massal yang diselenggarakan oleh BP3KB Kota Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Sepasang kakek dan nenek tampak ikut serta dari 11 pasangan yang ikut acara Nikah Massal yang dilaksanakan oleh Pemko Tanjungpinang, pada hari Rabu (8/10), di Asrama Haji, Jalan Pemuda.

Kakek itu adalah Pawan, pria yang telah menginjak usia 50 tahun dan telah memiliki tiga orang cucu tampak bahagia bersama pasangannya yang juga telah menjadi seorang nenek, Samini berusia 54 tahun.

Acara nikah missal ini diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kota Tanjungpinang. Acara yang sama juga pernah mereka lakukan pada tahun lalu di Hotel Bintan Plaza.

Pawan mengaku sempat gugup dan grogi saat akan melakukan ijab Kabul. Bahkan Pawan sempat dinasehati oleh penghulu yang akan menikahkan dirinya dengan Samini pasangannya, yang ia nikahi dalam usia lanjut.

Bahkan Pawan sempat berulang kali mengucapkan Ijab Kabul karena memotong penghulu yang akan mengijabnya. “Bapak jangan terlalu semangat ya, tunggu saya dulu. Baru nanti bapak balas ijabnya,” nasehat penghulu kepada Pawan disambut tawa para tamu undangan, terutama Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH yang menjadi saksi pernikahannya.

Kepala BP3KB Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani mengatakan bahwa acara nikah massal ini dikuti 16 pasangan.

“Hanya dua pasang saja yang melaksanakan akad di Asrama Haji, termasuk pasangan Pawan dan Samini. Sedangkan yang lainnya, telah menikah di KUA (Kantor Urusan Agama) di masing-masing kecamatan,” ujar Ahmad Yani.

Selain itu, lanjut Ahmad Yani ada beberapa pasangan yang menunda ikut serta dalam nikah missal ini. “Ada juga pasangan yang belum bisa ikut serta karena belum mendapat restu dari orangtua. Sementara pasangan yang ikut hadir dan mengenakan baju pengantin sebanyak 11 pasangan,” jelasnya.

Kegiatan nikah massal ini, lanjut Ahmad Yani merupakan program pemerintah Kota Tanjungpinang melalui BP3KB yang ia pimpin untuk meringatkan bagi warga yang kurang mampu.

“Kegiatan ini kita lakukan membantu bagi mereka yang tidak mampu, pasangan yang hanya menikah siri hingga menghindarkan bagi mereka yang kumpul kebo. Sehingga setiap pasangan dapat memiliki identitas resmi yang diakui oleh pemerintah dan Negara,” katanya lagi.

Ahmad Yani juga tidak mengucapkan terima kasih kepada segala pihak terutama perangkat pemerintah Kota Tanjungpinang, khususnya dari Kelurahan hingga tingkat RT sehingga acara nikah massal dapat berlangsung sukses dan lancer.

“Acara ini semakin semarak dengan adanya papan karangan bunga dari segala pihak terutama Pemko Tanjungpinang atas nama Wali Kota Tanjungpinang, wakil Wali Kota dan Sekdako, serta dari pihak lainnya. Selain itu kegiatan ini juga berkat andil dari kelurahan serta ketua RT yang telah mendata dan mensosialisasikan adanya kegiatan nikah missal ini,” ungkapnya.

[sk]

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat