SOSIALISASI RPJMD 2013 – 2018 KOTA TANJUNGPINANG TAHUN 2014
TAQNJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH membuka sosialisasi Rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013 – 2018 yang digelar oleh Bappeda Kota Tanjungpinang, Senin (25/8), di Hotel Bintan Beach Resort. Kegiatan ini diikuti peserta dari seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang khususnya pejabat pembuat program serta LSM dan akademisi.
Dokumen RPJMD Kota Tanjungpinang sendiri telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2013. Keberadaan RPJMD akan menjadi pedoman kerja walikota dan wakil walikota terpilih beserta perangkatnya dalam melaksanakan tugas-tugas pembangunan serta pelayanan masyarakat selama masa jabatannya.
RPJMD juga digunakan oleh DPRD Kota Tanjungpinang sebagai tolok ukur dalam penilaian pertanggungjawaban kepala daerah pada setiap akhir tahun anggaran dan pada akhir masa jabatan kepala daerah itu sendiri.
Drs. Hamalis selaku Kepala Bappeda Kota Tanjungpinang, tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini adalah untuk menciptakan integrasi, sinkronisasi, dan sinergi seluruh stakeholders pembangunan dalam penyelanggaraan perencanaan pembangunan baik antar kelurahan, kecamatan, Pemko Tanjungpinang, Pemerintah provinsi Kepri, serta pemerintah pusat.
Selain itu, lebih lanjut dikatakan Hamalis, juga untuk mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam proses pembangunan. “Keluaran yang diharapkan dari kegiatan ini salah satunya adalah agar ada kebijakan umum dan program pembangunan jangka menengah daerah berdasarkan visi dan misi Walikota Tanjungpinang tahun 2013 – 2018,” ujar Hamalis.
Sementara Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH mengatakan Tanjungpinang dalam 5 tahun ke depan akan menghadapi 5 tantangan mendasar dalam pembangunan, yaitu peningkatan kualitas SDM, percepatan pertumbuhan ekonomi, penyediaan infrastruktur yang mantap, kelestarian lingkungan hidup, serta tata kelola pemerintahan yang baik.
“Visi-misi yang telah ditetapkan sudah dijabarkan dalam 11 tujuan, 20 sasaran pembangunan daerah, 18 arah kebijakan dan 44 program prioritas pembangunan,” ujar Lis.
Peningkatan SDM, bagi Lis menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kualitas dari pembangunan. Untuk mencapai hal tersebut kata Lis salah satunya dengan menyediakan pelayanan kesehatan yang terjangkau.
“Serta peningkatan kualitas pendidikan yang tidak hanya sebatas keterampilan tapi juga akhlak dan mental juga perlu ditingkatkan,” katanya.
Selain itu ekonomi pembangunan juga memegang peranan penting dalam peningkatan kualitas pembangunan di Kota Tanjungpinang. Pembangunan infrastruktur baik darat maupun perairan juga akan dilakukan seimbang.
Lis juga menyebutkan, ketersediaan sarana dan prasarana baik itu ketersediaan air bersih dan energi listrik juga menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan RPJMD tahun ini. Permasalahan listrik masih menjadi kendala di Kota Tanjungpinang.
“Saat ini listrik masih jauh memadai, dan masih sangat jauh dari harapan,” tukasnya.
Selain krisis listrik, berkurangnya luas hutan darat dan mangrove juga menyebabkan terjadinya krisis air bersih dan menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan.
“Untuk menyikapi hal itu pemerintah saat ini juga ikut berpatisipasi dengan upaya melakukan pelestarian lingkungan,” paparnya.
Lis mengharapkan ke depan setiap pembangunan di Kota Tanjungpinang harus memperhatikan pembangunan yang ramah lingkungan.
“Setiap pembangunan pasti memiliki dampak baik positif maupun negatif. Tapi yang kita harapkan tentunya lebih besar dampak positifnya daripada dampak negatif,” tambahnya.
Terakhir, tata kelola pemerintahan yang baik juga menjadi kunci utama untuk mengarahkan Kota Tanjungpinang ke depan.
“Secara garis besar RPJMD merupakan pedoman pelaksaan program kerja Walikota dan Wakil Walikota ke depan,” tutupnya.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan selama sehari dengan menghadirkan narasumber Deputi Bidang Pengawasan dan Akuntabilitas Reformasi Birokrasi Kemenpan & RB Muhammad Yusuf Ateh, serta Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Eko Prasojo.
Turut hadir dalam sosialisasi ini diantaranya Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Prof. DR. Syafsir Akhlus, M.SC, Kepala Bappeda Kota Tanjungpinang Hamalis, dan seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.
[sk]







Comment