TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Karena telah menampar seorang bocah, pegawai honorer di Dinas Kehutanan Pertanian dan Pertenakan Prov Kepri , M Rasyid hampir dikeroyok massa, pada hari Senin (25/8). Aksi kekerasan Rasyid terhadap Dewa, bocah berumur 14 tahun di Km. 9 itu berawal dari kejadian laka lantas yang dialami keduanya.
Saat itu Rasyid mengendarai mobil Honda Stream Hitam datang dari arah KM 8 dan hendak berbelok di perputaran Jalan yang ada di KM 9 Tanjungpinang. Dalam waktu bersamaan Dewa mengendarai motor Honda Supra tidak sengaja menyerempet mobil Rasyid hingga lecet tergores.
Rasyid pun langsung naik pitam melihat mobilnya tergores, ia turun dari mobil langsung menampar Dewa yang diketahui masih pelajar menengah pertama.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung marah melihat Rasyid yang telah main hakim sendiri. Bahkan ibu-ibu yang ada dilokasi ikut memaki Rasyid. Beruntung polisi tidak lama kejadian itu tiba di lokasi dan mengamankan Rasyid yang hampir mendapat amukan massa.
“Mohon perhatiannya dan tahan emosinya. Kita bawa dulu dia ke kantor untuk diproses,” sebut seorang petugas polisi saat tiba di lokasi kejadian.
Rasyid saat itu memang beruntung hanya mendapatkan makian karena sikapnya main hakim sendiri. “Kalau ada satu orang yang mukul dia tadi, saya jamin pasti semuanya mukul juga. Untung ada polisi disana,” ujar salah satu saksi, bernama Tio.
Orang tua Dewa yang mendapat laporan atas kejadian yang menimpa anaknya segera melaporkan Rasyid atas tindak kekerasan dan penganiayaan ke pihak Polres Tanjungpinang.
Sementara itu, kasus Laka Lantas ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. “Benar, ini kami masih memproses penyelidikan untuk tindak lanjut kejadian tadi,”ujar Kanit Laka Lantas, Iptu Saiful Amri membenarkan kejadian tersebut.
[sk]







Comment