Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Uhuy, Baznas Kepri Beri Rumah Percuma

978
×

Uhuy, Baznas Kepri Beri Rumah Percuma

Sebarkan artikel ini
Inilah salah satu rumah layak huni di Kampung Air Raja yang telah selesai dibangun dalam program Baznas Kota Tanjungpinang./Angga

Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Pada Selasa 05 Maret 2024 semalam giliran masyarakat Kota Tanjungpinang yang mendapat bantuan rumah layak huni  dari Baznas.

Bantuan Rumah Layak Huni Baznas atau RLHB ini merupakan program Baznas RI yang disalurkan melalui Baznas Provinsi Kepri untuk masyarakat kurang mampu di Kabupaten/Kota se- Kepri, dengan total 56 unit rumah.

Untuk Kota Tanjungpinang, kuota yang diberikan berjumlah 17 unit dengan lokasi penyerahan secara simbolis dirumah Yosef Segak salah seorang penerima bantuan, Jalan Kampung Air Raja RT.02 RW.05, tepatnya di depan Rumah Perlindungan dan Trauma Center RPTC Arah Senggarang).

“Kuota untuk Kota Tanjungpinang 17 unit. Dengan nilai 1 rumah  25 juta,” kata Kepala Baznas Provinsi Kepri, Arusman Yusuf, di lokasi, Selasa (05/03).

Dalam pelaksanaanya Kepala Baznas Kepri  menyebut jika banyak diantara penerima program bantuan rumah ini membangun rumahnya dari 0, lantaran kondisi rumah mereka yang sudah tidak layak huni.

“Tapi banyak juga yang menambah. Yang tadinya rumah mereka belum sempurna, disempurnakan,” ungkapnya.

“Kita juga menyadari dengan 25 juta ini tidak akan siap satu rumah utuh, maka kita bantu berikan pola bangunan ke mereka yang kita beri nama pola aladin, atau atap, lantai dan dinding,” tambahnya.

Mereka yang mendapatkan bantuan ini  menurutnya juga tidak sembarang orang, hanya orang yang benar-benar kurang mampu dan tidak memiliki rumah yang layak huni.

“Karena jumlahnya tidak banyak kita melakukan seleksi yang ketat, dengan persyaratan dan data yang lengkap. Selain itu, mereka sebelumnya juga harus memiliki rumah sendiri dan tanah sendiri,” ucapnya.

Arusman Yusuf berharap program ini dapat terus berjalan, walau tidak dari bantuan Baznas pusat, Baznas Provinsi Kepri akan berupaya mencoba melanjutkan program ini kedepannya.

“Alasannya karena kita melihat banyak sekali masyarakat yang membutuhkan program ini. Begitu kita rehap satu rumah, datang 3 orang minta bantu,” ucapnya.

Penulis : Angga

Comment