Promo FBS
FBS Reliable Broker
BintanBreaking News

Peluncuran Bimtek Pangan Olahan, Hafizha Rahmadhani Puji Inovasi Produk IKM Bintan

2675
×

Peluncuran Bimtek Pangan Olahan, Hafizha Rahmadhani Puji Inovasi Produk IKM Bintan

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani bersama para peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluhan Keamanan Pangan bagi pelaku usaha industri rumah tangga pangan di Kawaland Glamping Resort, Senin (27/05) /F: ist

Bintan, suarakepri.com – Dalam sebuah langkah yang menandai komitmen kuat terhadap peningkatan kualitas produk pangan lokal, Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluhan Keamanan Pangan bagi pelaku usaha industri rumah tangga pangan di Kawaland Glamping Resort. Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dan para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Bintan.

Hafizha Rahmadhani menyatakan antusiasmenya terhadap keterlibatan perempuan tangguh dalam dunia usaha dan IKM. “Kesempatan selalu ada bagi mereka yang mau berusaha. Semangat ibu-ibu semua di sini luar biasa. Ambil ilmu yang disampaikan, kembangkan produk masing-masing, dan jangan pernah menyerah. Produk ibu-ibu tidak kalah dengan produk luar negeri,” ujarnya penuh semangat.

Dalam sambutannya, Hafizha juga menekankan pentingnya keamanan pangan sebagai salah satu faktor kunci dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal. “Keamanan pangan adalah indikator penting yang harus diperhatikan untuk menghasilkan produk yang tidak hanya berkualitas tetapi juga aman untuk dikonsumsi,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Bintan, Retno, dalam laporannya menjelaskan bahwa Bimtek ini berlangsung selama dua hari dengan partisipasi dari 80 peserta, dan materi disampaikan langsung oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungpinang. “Dari tahun 2022 hingga 2023, tercatat ada 258 sarana industri pangan dengan 475 produk yang telah mendapatkan sertifikat keamanan pangan,” ungkap Retno.

Lebih lanjut, pada tahun ini akan dilakukan uji sampel terhadap produk pangan yang sudah beredar, serta pendaftaran 90 produk pangan olahan dari 36 pelaku usaha melalui sistem OSS. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan standar keamanan dan kualitas produk pangan lokal, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha di Kabupaten Bintan.

Acara Bimtek ini bukan hanya sekadar upaya peningkatan kapasitas, tetapi juga bagian dari strategi untuk mendorong inovasi dan keberlanjutan dalam industri pangan lokal. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai pihak terkait, diharapkan produk pangan Bintan mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat