Tidak Transparansi, KIP Gayo Lues dilaporkan Ke Bawaslu

Puluhan peserta test PPS yang dirinya merasa dirugikan, dalam kesempatan tersebut pelapor juga didampingi oleh Advokat M. Purba S.H serta rekan-aktivis dari Lembaga Pemantau Pemilu (LAKI) Laskar Anti Korupsi Indonesia Gayo Lues, dan juga dari Perkumpulan Corruption Investigation Commiittee (CIC) DPD Gayo Lues, awak media, pada hari Selasa (24 /1/2023) waktu setempat./F.Desta

Gayo Lues, Suara Kepri.com – Tim Pemantau Keuangan Negara (PKN) secara resmi melaporkan pejabat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Gayo Lues ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang selanjutnya akan diteruskan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta.

Adapun dalam pelaporan tersebut turut dihadiri oleh puluhan peserta tes PPS yang dirinya merasa dirugikan, dalam kesempatan tersebut pelapor juga didampingi oleh Advokat M. Purba S.H serta rekan-aktivis dari Lembaga Pemantau Pemilu (LAKI) Laskar Anti Korupsi Indonesia Gayo Lues, dan juga dari Perkumpulan Corruption Investigation Commiittee (CIC) DPD Gayo Lues, awak media dan juga dikawal oleh polres Gayo Lues,Selasa (24 /1/2023) waktu setempat.

banner 336x280

Sebelum membuat laporan Tim terlebih dahulu malakukan audiensi dengan Pihak Bawaslu Kabupaten Gayo Lues terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pejabat KIP, audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua Bawaslu serta para komisionernya.

Sebelumnya diketahui bahwa banyak peserta Tes PPS yang merasa dirugikan setelah pelaksanaan ujian Tes wawancara, pasalnya mereka-mereka yang merasa nilai ujian tertulisnya (CAT) lebih tinggi malah tidak lolos setelah hasil tes wawancara diilakukan, padahal pertanyaan yang diberikan pada saat ujian wawancara tergolong mudah dan bisa dijawab oleh mereka.

Selain itu nilai wawancara juga ditutup-tutupi oleh panitia perekrutan, artinya sampai saat ini peserta tes wawancara tidak mengetahui berapa nilai yang mereka dapatkan pada saat ujian tes wawancara dimaksud.

Salah seorang peserta yang tidak Lolos mengatakan bahwa kedepannya supaya tidak perlu lagi dibuatkan tes ujian CAT apabila hasil tes ujian tersebut dengan nilai tinggi seolah tak berguna.

“Sebab bisa tidak masuk kategori sekalipun jadi PAW ungkap peserta yang tidak Lolos tersebut,” ujar sambilnya kesal.

Sementara itu, hingga sampai berita ini ditayangkan, krue media ini belum mengkonfirmasi dari pihak Pengurus KIP Gayo Lues.

Penulis : Desta

Comment