Ujian ANBK di Hutan, Kominfo Lingga Lakukan Koordinasi Ke Telkomsel Wilayah Kepri

Dengan beralaskan terpal, para pelajar tetap semangat mengikuti ujian ANBK di tengah hutan. F. Febrian

Lingga, SuaraKepri.com – Terkait tidak adanya jaringan internet sehingga pelajar Sekolah Dasar Negri (SDN) Desa Mentude melakukan ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di hutan, Kepala Kominfo Kabupaten Lingga Izjumadillah, S.Pd melalui Kabid layanan e-Government dan TIK Ady Setiawan menjelaskan, Rabu (26/10/22).

Permasalahan jaringan di Desa Mentude sebenarnya memang menjadi PR bagi pemerintah daerah, namun untuk sementara ini sudah berdiri satu tower mini di Desa Mentude, tapi kapasitas tower tersebut belum memadai.

banner 336x280

“Sebagai informasi di Mentude sudah berdiri tower mini dari program BAKTI Kementerian Kominfo RI, namun memang kapasitas bandwidth di tower tersebut masih sangat minim, sehingga tidak terlalu optimal dan tower tersebut masih menggunakan teknologi V-Sat,” kata Ady Setiawan.

Untuk diketahui, teknologi V-sat itu adalah VSAT IP merupakan layanan internet berbasis satelit yang dapat melayani kebutuhan komunikasi data mulai dari 2.4 Kbps hingga 2 Mbps dan dipastikan tidak akan terputus meski berada di lokasi terpencil sekalipun.

Dan bandwidth adalah kecepatan maksimum transfer data melintasi jalur tertentu. Bandwidth dapat dicirikan sebagai bandwidth jaringan, bandwidth data, atau bandwidth digital, dengan begitu dengan di bangunnya tower mini tersebut belum mampu memberikan jaringan komunikasi dan internet yang layak.

Meski pun begitu, menurut ady Setiawan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Telkomsel wilayah Kepri, khusus membahas persoalan jaringan internet di Desa Mentude yang mana program itu termasuk program prioritas.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Telkomsel wilayah Kepri dan Alhamdulillah langsung ditanggapi, kami juga sudah menyampaikan beberapa data pendukung mudah²an ini menjadi perioritas kedepan,” ujarnya.

Selain tower mini yang di bangun, jelas Ady, di Mentude sendiri sudah di bangun satu tower XL di awal tahun 2022 kemarin, namun masih belum optimal, bahkan ia sudah mengkomunikasikan lansung dengan pihak XL terkait propaider nya yang harus segera di optimalkan.

“Dari pemerintah Kabupaten Lingga sudah beberapa kali mengusulkan pembangunan menara telekomunikasi di Mentuda ini, baik ke Telkomsel wilayah Kepri, maupun ke regional Sumbagteng,” ucap Ady.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lingga sudah mengusulkan terkait akses telekomunikasi dan data ke Kementerian Kominfo melalui aplikasi PASTI dari BAKTI dan melalui Diskominfo Provinsi Kepri.

Hasil dari itu semua, koordinasi kemarin mendapatkan respon positif dan akan menjadi perioritas kedepan, kendati demikian, Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Kominfo setiap tahunnya tetap mengusulkan untuk dilakukan ekspansi jaringan guna memenuhi kebutuhan terutama akses internet bagi masyarakat.

“Kita mendapatkan informasi dri pihak Telkomsel wilayah Kepri mereka akan berkoordinasi dengan pihak Telkomsel pusat, hal tersebut juga secara paralel dilakukan dengan beberapa stakeholder terkait, yang jelasnya Mentude masih menjadi PR bagi kita bersama dan menjadi perhatian kita yang harus segera disolusikan,” pungkasnya.

Penulis : Febrian S.r

Comment