Promo FBS
FBS Reliable Broker
Lingga

Alami Abrasi, Alur Dogk Kampung Pengambil Lumpuh

329
×

Alami Abrasi, Alur Dogk Kampung Pengambil Lumpuh

Sebarkan artikel ini
Inilah alur sungai di Desa Pengambil yang mengalami abrasi

LINGGA, SuaraKepri.com – Sepuluh tahun lamanya alur Dogk (pelabuhan serba guna) yang berada di Dusun 1 Kampung Pengambil, Desa Sungai Harapan, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, mati suri.

Sahren salah seorang warga yang dulu berkerja sebagai buruh bongkar muat dan pemungut besi bekas di Alur Dogk tersebut mengatakan delapan sampai belasan kapal bermuatan bahan pokok perna bersandar di alur dogk itu, untuk menurunkan berbagai macam bahan seperti besi, semen, keramik, getah, pasir, kayu dan lainnya.

“Setiap hari ada ada saja kapal yang masuk, bermacam-macam bahan yang di bawak, pergerakkan ekonomi pun terlihat jelas, warung masyarakat dimana-mana,” ujarnya saat di wawancara Suarakepri.com, Rabu (09/01/18).

Namun, hal itu tidak seindah yang lalu, karena alur dogk yang selama ini menjadi lumbung uang dan menjadi lokasi kegiatan bongkar muat, harus terhenti lama sebab, pengikisan pasir pantai (Abrasi).

“Kalau dulu kami masyarakat Pengambil kalau mau mencari yang seratus, dua ratus rasenye gampang saja, tapi sejak alur Dogk mulai dangkal akibat pasir pantai terbawak ombak ke laut, alur Dogk kami sudah sulit untuk di lewati lagi,” jelasnya.

Apalagi, kata dia, alur dogk yang sekarang sudah sangat dangkal, mengakibatkan pompong milik nelayan setempat pun kesulitan untuk masuk, sebab, pasir pantai yang turun menutupi alur tersebut.

“Jangankan kapal besar, pompong milik nelayan sini saja, sudah sangat sulit melewati alur itu, mau tunggu air pasang baru bisa lewat, kalau tidak terpaksa di tambak di luar dogk,” ucapnya.

Sementara itu, masyarakat Pengambil meminta dan memohon kepada Pemerintah Kabupaten Lingga dan Provinsi Kepulauan Riau, untuk membuka akses alur dogk itu kembali, sebab, alur dogk tersebut adalah salah satu sumber rezeki bagi masyarakat setempat.

“Kami masyarakat Pengambil khususnya meminta kepada pemerintah daerah, bapak Bupati Lingga Alias Wello dan Provinsi Kepri Bapak Nurdin Basirun untuk membuka alur dogk itu kembali,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang di peroleh Suarakepri.com, pendapatan masyarakat Dusun I Kampung Pengambil, Desa Sungai Harapan tersebut di bawah UMK, dengan lapangan kerja yang minim yang bergantung pada anggaran Desa, bahkan, banyak pemuda dan warga setempatnya yang memutuskan untuk menjadi TKW di negara tetangga Malaysia.

PENULIS : RIAN

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat