Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Sentimen Pribadi, Usaha Bengkel Propeller Merasa Terusik

390
×

Sentimen Pribadi, Usaha Bengkel Propeller Merasa Terusik

Sebarkan artikel ini

Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Diduga memiliki sentimen pribadi terhadap Atek, pemilik bengkel propeller di depan Makam Pahlawan, Tanjungpinang, merasa terusik karena terus dipermasalahkan oleh Asia, tetangganya.

Segala upaya Asia lakukan untuk melaporkan keberadaan bengkel balancing propeller milik tetangganya tersebut.

Tetapi Asia tidak menyadari bahwa usaha Atek itu sudah menaati semua aturan yang berlaku dan memiliki ijin yang lengkap.

“Saya sudah berada di tempat ini dengan usaha yang sama, sudah hampir 20 tahun di Jalan Gatot Subroto, ini. Dan tidak pernah ada yang komplain, baru sekarang dia yang komplain karena alasan debu,” ujar Atek geram, kepada Suara Kepri, Jum’at malam (30/8).

Ia merasa tidak satupun aturan yang dilanggar.

“Jika pemerintah suruh pindah dengan alasan yang kuat, saya siap pindah. Tapi bukan karena dia yang suruh pindah,” tegasnya lagi.

Atek mengakui, bahwa Asia memiliki sentimen Pribadi terhadapnya, dengan ketidak sukaannya, mencoba mempermasalahkan usahanya.

Atek, pemilik bengkel balancing propeller di Depan Makam Pahlawan. Foto Ist

“Dengan adanya laporannya Asia, bengkel saya sudah berkali-kali didatangi aparatur pemerintah dari lintas instansi. Mulai Ketua RT hingga ke ombusdman. Selain itu, dari BLH, dari kantor perizinan, dari kelurahan juga dari kantor camat. Tetapi karena usaha saya memiliki ijin dan mengikuti aturan yang ada, hingga laporan Asia dinilai tidak kuat,” jelasnya.

Atek pun menantang Asia untuk menguji laboratorium dari debu yang ia komplain, apakah itu debu berasal dari bengkelnya, jalan atau lainnya.

“Tetapi ia (Asia) tidak berani, komplain kok tak berani. Bengkel saya pun sudah dicek langsung oleh DLH(Dinas Lingkungan Hidup) kota Tanjungpinang, tidak ada masalah. Bahkan bengkel saya memiliki penghijauan yang terlihat di depan ” paparnya.

Lama kelamaan Atek pun mulai geram dengan ulah Asia, hal ini ditambah adanya kecelakaan kerja dialami pekerjanya akibat kaget didatangi petugas.

“Anggota saya sampai luka parah di jempolnya saat didatangi petugas dari pemerintah akibat laporannya yang tidak terbukti. Siapa yang tidak terganggu dan terusik akibat ulahnya,” geramnya lagi.

Bila hal ini dilakukan oleh Asia terhadap usahanya, Atek pun rencananya akan melaporkan Asia dengan membuat laporan palsu terhadap usahanya.

“Kenapa tidak, ia bisa melaporkan usaha saya tanpa bukti kuat, saya pun bisa saja buat laporan balik kepadanya,” tutupnya.

Hingga berita ini dinaikan, Asia yang mengkomplain keberadaan bengkel balancing propeller tersebut, belum berhasil dikonfirmasi.

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat