Promo FBS
FBS Reliable Broker
Lingga

KAT Dapat Pengakuan : Densi Diaz Akui Terharu dan Merinding Dengan Program Nizar-Neko

748
×

KAT Dapat Pengakuan : Densi Diaz Akui Terharu dan Merinding Dengan Program Nizar-Neko

Sebarkan artikel ini

Lingga, SuaraKepri.com – Pelaksanaan debat publik Pilkada Lingga tahap pertama resmi digelar di Aula Kantor Bupati Lingga, Daik, Rabu (4/11/2020) pukul 09.00 WIB. Ketiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lingga, penuh semangat mengikuti jalannya debat.

Dalam sesi pertama debat publik ini, ketiga Paslon Pilkada Lingga diminta untuk menyampaikan strateginya dalam melindungi dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat suku laut di Kabupaten Lingga.

Dengan lantangnya kesempatan untuk menjawab pertanyaan selanjutnya diberikan kepada Paslon nomor urut 3 Muhammad Nizar-Neko Wesha Pawelloy.

Nizar mengatakan, ia dan Neko mengusung visi Terwujudnya Kabupaten Lingga Sebagai Bunda Tanah Melayu yang Maju, Sejahtera, Agamis dan Berbudaya. Maju dan sejahtera disini memiliki artian mereka ingin suku laut menjadi perhatian yang harus diberikan tempat dan pengakuan oleh Pemda.

“Untuk itu, kami diawal sudah menyampaikan bahwa suku laut ini harus mendapatkan tempat. Hari ini sudah kita mulai di zaman Alias Wello-Nizar, maka di zaman Nizar-Neko, kami akan melanjutkan dengan bekerjasama dengan Yayasan Kajang untuk hal ini. Harapan kami, setelah mereka mendapat pengakuan, kita akan mudah memberikan mereka bantuan,” jelas Nizar.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kajang Provinsi Kepri Densi Diaz mengaku merinding dan takjub dengan materi yang dikemas oleh KPU Lingga terkait strategi dalam melindungi dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat suku laut di Kabupaten Lingga.
“Saya berterima kasih sebanyak-banyaknya kepada KPU yang sudah memproritaskan salah satu materi membahas KAT yang selama ini memang seperti ditinggalkan,” ucap harunya kepada Suarakepri.com.

Selama ini berjalan 8 tahun Densi Diaz mencoba membuka ruang untuk membantu buta ashara dan masuk keplosok-plosok tempat Suku Laut (KAT), demi cita-cita agar KAT mendapat pengakuan sebagai bagian negri ini, akhirnya berbuah hasil dengan pengakuan yang didapat pada debat Publik Pilkada Kabupaten Lingga hari ini.

“Kalau memang sudah ada pengakuan ini otomatis keberlansungan pembangunan untuk mereka ini bisa terealisasi berkelanjutan, apalagi dari pendidikan, sosial budaya, dan khusus pendidikan itu memang harus kita kejar, karna mereka sangat tertinggal jauh,” ucapnya.

Disamping itu, ia menyambut baik program dan gagasan yang disampaikan oleh paslon paslon, terutama paslon nomor urut 3 Nizar-Neko yang mana program-program itu yang paling tepat dan paling diharapkan untuk KAT saat ini.

“Saya berterima kasih kepada paslon nomor 3 yang mana tlah memasukkan prioritas untuk masyarakat suku laut. Dari tahun 2015 – 2020 ini memang komunitas adat terpencil sudah dihapus dipusat, tapi kita bisa memasukkan mereka ke komunitas masyarakat adat suku laut, jadi program-program KAT memang harus kita kejar, karna mengingat masyarakat adat kita ini sebagai icon Kabupaten Lingga atau Kepri,” pungkasnya.

Sementara itu, debat publik tahap satu Pilkada Kabupaten Lingga sudah selesai dan masing-masing paslon sudah memaparkan gagasannya masing-masing, untuk itu Suarakepri.com mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lingga untuk mendukung dan mensukseskan debat publik Pilkada tahap II sebagai bagian dari Demokrasi damai dan aman.

Penulis : Febrian S.r

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat