Media sosial kini tengah diramaikan oleh pemberitaan penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo dalam kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster (Benur), pada hari Rabu, dini hari (23/11).
Beredarnya informasi penangkapan dan pengamanan Menteri KKP Edhy Prabowo oleh Tim Satgas Pemberantas Korupsi (KKP) ternyata telah menghebohkan dunia maya.
Pasalnya, kasus penangkapan Edhy Prabowo justru dikaitkan dengan sosok mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.
Sosok tegas dan mensejahterakan para nelayan membuat masyarakat khususnya para nelayan merindukan sosok Susi Pudjiastuti untuk dapat menduduki kembali jabatan Menteri Kelautan dan perikanan.
Seperti yang dikutip dalam salah satu cuitan @NCmo91 mengatakan “Harapan saya bu Susi Pudjiastuti kembali memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan”.
Sebelumnya, Susi Pudjiastuti pernah mengomentari kebijakan ekspor benih lobster diakun twitternya beberapa waktu lalu.
“Nikel dan lobster tidak bisa disamakan, karena satunya benda mati dan satunya benda hidup, lobster merupakan Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat diperbarui dan dapat dipanen dengan mudah,” tulis Susi Pudji Astuti di akun resmi Twitternya @susipudjiastuti, Selasa (17/12/2019).
“Lobster itu SDA yang Reneawble, dapat ditangkap dengan mudah oleh para nelayan kecil di pesisir, Negara wajib menjaga sumber Livelihood Negara kecil ini dengan benar dan baik,” tambahnya.
Penulis : Thafan







Comment