by

Penyidik Kejaksaan Periksa Ketua Cabor Muaythai Bengkalis Sebagai Saksi

Penulis : -Bengkalis-123 views

BENGKALIS, SuaraKepri.com – Ketua Cabor Muaythai Kabupaten Bengkalis memenuhi panggilan sebagai saksi oleh penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bengkalis, pada Selasa (23/2/2021), terkait dana hibah KONI tahun 2019.

Pemeriksaan ini berlangsung dari Pukul 15.00 WIB hingga malam hari.

Ketua Cabor Muaythai Kabupaten Bengkalis Ade Janu harjayanto disapa Coach Rambo mengakui, bahwa saya diperiksa oleh penyidik cukup lama dan lebih dari tiga pertanyaan yang di ajukan penyidik kepada saya.

Salah satunya, mengenai proposal yang masuk dan SPJ di cek secara detail mengenai anggaran cabor Muaythai pada tahun 2019. Namun, kita sudah sebutkan juga mengenai peralatan Muaythai di anggaran APBD-P sebasar Rp 5 miliar kepada penyidik,” kata Ade saat dikonfirmasi wartawan usai diperiksa, Selasa malam.

Lanjutnya, Ade menjelaskan, dalam anggaran APBD-P ada Rp 2,5 miliar untuk peralatan 23 cabor dan untuk anggaran cabor Muaythai sebesar Rp 100 juta, tetapi cabor Muaythai tidak menerima sedikitpun.

“Katanya lagi, ia menyebutkan untuk anggaran cabor Muaythai tahun 2019 sebesar Rp 296.270.000,00 dari dana tersebut telah kita gunakan untuk pembinaan atlet dan honor pelatih. setelah itu, kita gunakan juga dana tersebut pada kejurnas Muaythai bulan Juni 2019 di Jawa Barat,” ujarnya.

Setelah saya diperiksa oleh penyidik hingga malam ini, saya rasa cukup mengkhawatirkan kepada cabor yang ada. Harapan saya, agar siapkan SPJ-nya, jawab apa adanya dan jangan berbelit-belit. Karena semua data dan berkas cabor sudah ada di tangan penyidik.

“Filing saya, menurut Ade lagi, semua cabor-cabor akan dipanggil semuanya,” pungkasnya.

Terperiksanya Ketua cabor Muaythai Kabupaten Bengkalis ini, mendapat dukungan dari Atlet PON Muaythai Kabupaten Bengkalis yaitu Qori M. Al Syamsi, Wahid dan Oqta Mesi Simorangkir

Ketua cabor Muaythai Provinsi Riau Oktovianes Lesnussa saat di hubungi menuturkan, kita mendukung penuh apa yang dilakukan oleh penegak hukum di Bengkalis.

“Biarkan proses hukum yang berjalan sesuai prosedur yang ada,” kata Ketua Muaythai Provinsi Riau Sinyo sapaan akrabnya dengan singkat.

Comment

Berita Lainnya