Dua Terdakwa Kasus Korupsi Hibah FPK Anambas 2020, Divonis Hukuman Berbeda

Anambas, SuaraKepri.com – Dua orang terdakwa kasus perkara Tipikor Dana Hibah FPK Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun Anggaran (TA) 2020, divonis dengan hukuman yang berbeda.

Vonis terhadap kedua terdakwa, dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin (20/6/2022).

banner 336x280

Penuntut Umum Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa (Cabjari Tarempa), turut serta menghadiri sidang pembacaan putusan PN Tipikor Tanjungpinang ini.

Sidang perkara Tipikor Dana Hibah Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Kepulauan Anambas TA 2020 dengan Terdakwa MI dan Terdakwa MA telah memperoleh putusan pengadilan.

Amar putusan pengadilan perkara terhadap Terdakwa MI, menyatakan MI terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi serta dijatuhi pidana penjara selama 1 Tahun 3 Bulan.

Amar putusan pengadilan perkara dengan Terdakwa MA menyatakan Terdakwa MA terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan dijatuhi pidana penjara selama 2 Tahun 6 Bulan, Denda sebanyak Rp50 juta, jika tidak dibayarkan diganti pidana kurungan selama 3 bulan, Uang Pengganti sebanyak Rp158 juta lebih jika tidak dibayarkan dalam jangka waktu 1 bulan maka harta benda Terdakwa disita dan jika tidak ada diganti pidana kurungan selama 6 bulan.

Bahwa atas putusan majelis hakim, kedua terdakwa melalui penasehat hukum menyatakan menerima sedangkan penuntut umum menyatakan pikir-pikir dalam waktu 7 hari.

Kacabjari Tarempa, Roy Huffington Harahap menyampaikan terimakasih atas dukungan Masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas sehingga perkara Tipikor Dana Hibah FPK Kabupaten Kepulauan Anambas TA 2020 dapat berjalan lancar hingga akhirnya sampai pada sidang pembacaan putusan pengadilan.

“Diharapkan agar masyarakat dapat lebih berhati-hati dalam menggunakan dana pemerintah baik yang bersumber dari APBD maupun APBN,” ujar Kacabjari Tarempa.

Penulis : Rahmad

Comment