Promo FBS
FBS Reliable Broker
Anambas

Tampilkan Kesenian dari Jemaja, Ketua DPD II Partai Golkar Anambas Berharap Gubang Dapat Dilestarikan

939
×

Tampilkan Kesenian dari Jemaja, Ketua DPD II Partai Golkar Anambas Berharap Gubang Dapat Dilestarikan

Sebarkan artikel ini

Anambas, suarakepri.com – Dalam rangka menyambut hari jadi Kota Tanjungpinang 238 Tahun 2022, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) tampilkan kesenian Gubang dari Kecamatan Jemaja pada hari Minggu tanggal 09 Januari 2022 di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang.

Sedikit Informasi tentang kesenian Gubang, Dilansir dari hallokepri.com. Gubang adalah seni tari dan musik tradisional masyarakat Melayu di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Anambas sebagai sarana pengobatan dan tolak bala bagi orang Melayu di daerah ini. Kesenian ini berawal dari sebuah permainan orang Bunian yang di tiru oleh penduduk Jemaja.

Menanggapi persembahan kesenian dari Kecamatan Jemaja, salah seorang putra Melayu, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Anambas, Indra Syahputra berikan apresiasi dan mengharapkan agar kesenian dan budaya daerah, khususnya kesenian Gubang dapat terus dilestarikan.

Hal ini disampaikannya langsung melalui via chat whatsapp kepada anggota Suara Kepri. Ia menjelaskan, saat ini kesenian dan budaya daerah Melayu khususnya di KKA mulai kehilangan eksistensinya dan pamor dikalangan pemuda dan pemudi tempatan.

“Pada prinsipnye saye sebagai putra Melayu ingin sekali budaya-budaya dan kesenian daerah itu dilestarikan. Banyak budaya dan kesenian daerah yang mulai tergerus dan ditinggalkan generasi muda saat ini,” ujar Indra.

Adapun alasan dalam memilih kesenian Gubang dalam menyambut hari Kota Tanjungpinang, berdasarkan informasi dari Indra, hal ini dikarenakan kesenian Gubang merupakan satu-satunya kesenian yang hanya ada di Kecamatan Jemaja, dimana kesenian ini sudah dirangkum dan dibukukan oleh salah seorang tokoh Melayu yang bernama Saparilis.

Oleh karena itu, ia merasa sangat prihatin ketika kesenian Gubang mulai mengalami ketertinggalan zaman, dimana saat ini para penggiat kesenian Gubang hanya diketahui dan ditampilkan para orang tua tanpa ada generasi muda yang meneruskan kesenian Gubang.

“Bisa kita lihat saat ini. Mengingat kurangnya minat para penerus generasi muda dalam menjaga dan melestarikan budaya dan kesenian melayu, khususnya kesenian Gubang. Saya rasa hal ini perlu dibahas dan diperhatikan oleh seluruh stake holder, khususnya pemerintah Kepulauan Riau, agar kita dapat bersama-sama dalam menjaga warisan yang telah ditinggalkan oleh para pendahulu kita,” ungkap Indra.

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat