Promo FBS
FBS Reliable Broker
Batam

Belum Juga Cairkan Dana Hadiah, Kadin Batam Dianggap Tak Profesional

432
×

Belum Juga Cairkan Dana Hadiah, Kadin Batam Dianggap Tak Profesional

Sebarkan artikel ini
Inilah foto 15 finalis Young Enterprenuer yang diselenggerakan Kadin Kota Batam, yang belum menerima hadiah dana bantuan yang dijanjikan. | Ist

15 Finalis Young Enterpeuner Tuntut Total Hadiah Rp 120 Juta Yang Dijanjikan

BATAM, SuaraKepri.com – Sebanyak 15 peserta finalis Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Batam di kompetisi Young Entrepreneurship tahun 2013, sampai saat ini belum terima bantuan Dana dari Kadin Batam.

Seperti yang sudah dihebohkan dimedia tahun 2013 lalu pada event ini, dikuti sekitar kurang 200 lebih peserta bersaing untuk memperebutkan kemenangan jadi pengusaha kecil .

“Dengan syarat membuat proposal bisnis dan dipresentasikan dihadapan juri serta membawa produk masing-masing,” diceritakan salah peserta kepada SuaraKepri.com pada hari Selasa (9/9).

Dan dari 200 peserta ini, akhirnya dapatlah 15 finalis degan hadiah masing-masingnya.

“Setelah itu kami memang dibuatkan CV badan usaha komanditer gratis dan kami mengurus sendiri domisili, TDP, Siup dan lainnya,” ujarnya.

Total hadiah sebesar Rp 120 juta untuk 15 pemenang akan dijanjikan dikirim paling lambat tanggal 14 Juli 2014. “Dijanjikan akan dicairkan, tidak ada konfirmasi apa-apa hingga tidak dicairkan juga. Katanya diundur lagi tanggal 8 agustus 2014 ini, ditunggu-tunggu tidak jadi juga dicairkan juga,” jelasnya.

Sementara itu alasan yang mereka dapatkan dari Ketua Kadin Batam, Ahmad Maruf bawa mereka lagi kerja dan Kadin sibuk di luar kota.

“Terus alasannya akan dicairkan kalau sudah ada rapat pleno duluan antara pengurus Kadin Batam. Sebenarnya lucu, kan seharusnya bikin event, sudah ada rapat pleno soal hadiah dan dana yang sudah dikeluarkan dari kas Kadin,” paparnya lagi.

Bahkan berita terakhir yang ia dapat, dananya tidak akan ditransfer tapi akan dicairkan menggunakan cek.

“Cek itu dibawa Maruf ke Jakarta. Karena dia keluar kota ada beberapa finalis nelpon langsung ke dia, malahan dimarah-marah habisan oleh Maruf. Kami sudah anggap Kadin Batam sangat tidak professional,” geramnya.

Sebelum mereka menghebohkan untuk menuntut dana dicairkan, bahkan Kadin Batam sudah berani bikin berita baru untuk event yang sama untuk kedua kalinya.

“Pengumunan itu sama dengan tahun lalu diumumkan di Tribun Batam, setelah kami menuntut mereka stop iklannya di media tersebut,” ungkapnya.

Sebelum mereka menuntut ke jalur hukum, mereka berharap ada pihak yang lebih berwenang seperti Kadin Kepri dapat menyelesaikan permasalahan mereka.

“Kami harap ada pihak tertentu dapat memprasaranai masalah ini terlebih dahulu sebelum kami membawanya ke ranah hukum. Seperti Kadin Kepri yang dapat turun tangan untuk membantu menyelesaikan masalah kami ini,” harapnya.

[sk]

Comment