Batam, suarakepri.com — Suasana berbeda terasa di Pondok Tahfidz Sarah Khadijah, Kampung Tua Terih, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Selasa (25/8/2026). Sejumlah pengurus Yayasan Muara Mawar Putih hadir membawa bantuan sekaligus meluangkan waktu untuk berbagi kebersamaan bersama para santri.
Kehadiran tersebut dikemas dalam kegiatan sosial bertajuk “Tali Asih”. Namun, kegiatan itu tidak hanya diisi dengan penyerahan bantuan, melainkan juga menjadi ruang untuk bersilaturahmi dan memberikan perhatian kepada anak-anak, khususnya mereka yang berasal dari kalangan yatim piatu dan dhuafa.
Pengurus Yayasan Muara Mawar Putih, Cece Lie San, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian yayasan terhadap sesama. Menurutnya, berbagi tidak selalu harus dimaknai sebatas memberikan bantuan berupa materi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kebersamaan.
“Ini adalah bentuk kepedulian sosial dan wujud kasih sayang dari kami dari Yayasan Muara Mawar Putih untuk membantu meringankan anak-anak yatim piatu dan dhuafa,” ujar Cece Lie San.
Ia mengatakan, pertemuan dengan para santri juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dengan masyarakat.
“Tujuan kami juga tulus dan ikhlas, yaitu mempererat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan dengan sesama,” katanya.
Menurut Cece, perhatian yang diberikan kepada anak-anak tidak hanya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka, tetapi juga memberikan dukungan moral agar para santri tetap bersemangat dalam belajar dan mengembangkan diri.
“Kami ingin memberikan dukungan moral dan semangat bagi anak-anak di panti asuhan,” ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Yayasan Muara Mawar Putih menyalurkan sejumlah bantuan berupa beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari di Pondok Tahfidz Sarah Khadijah.
Para santri juga mendapatkan uang saku dan makanan ringan. Kebersamaan semakin terasa ketika pengurus yayasan, pengelola pondok, dan anak-anak duduk bersama menikmati makan siang.
Bagi Cece, momen kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan sosial yang dilakukan yayasan. Sebab, menurutnya, kepedulian tidak hanya hadir melalui apa yang diberikan, tetapi juga melalui waktu yang diluangkan untuk hadir dan berinteraksi secara langsung.
Bantuan yang disalurkan dalam kegiatan itu juga merupakan amanah dari para donatur yang telah mempercayakan sebagian rezekinya kepada Yayasan Muara Mawar Putih untuk disampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami menyalurkan uluran tangan dari para donatur yang sudah mempercayai kami untuk menyalurkan sedikit rezekinya kepada yang membutuhkan,” jelasnya.
Cece turut menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada yayasan untuk menjadi bagian dari upaya berbagi kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang sudah mempercayai kami untuk menyalurkan rezekinya,” tutur Cece.
Ia berharap kepedulian tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari gerakan berbagi yang dilakukan.
“Semoga bapak-bapak dan ibu-ibu donatur semakin banyak rezekinya dan bisa terus berkesinambungan dalam berbagi,” harapnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Tahfidz Sarah Khadijah, Kampung Tua Terih, Nongsa, M. Asori, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Yayasan Muara Mawar Putih kepada para santri.
“Kami mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Yayasan Muara Mawar Putih yang sudi hadir dan berbagi kepada anak-anak,” ujar M. Asori.
Ia berharap kunjungan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sosial sesaat, tetapi menjadi awal dari hubungan baik dan silaturahmi yang terus terjaga antara Pondok Tahfidz Sarah Khadijah dengan Yayasan Muara Mawar Putih.
Kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang bersama. Para pengurus yayasan, pengelola pondok, dan santri larut dalam suasana keakraban.
Di tengah kesibukan masyarakat perkotaan, pertemuan sederhana di Kampung Tua Terih itu menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu harus hadir dalam bentuk besar. Kehadiran, perhatian, dan kemauan untuk berbagi waktu pun dapat menjadi bagian dari keberkahan yang dirasakan bersama. (White Rose)

Comment