banner 728x250

Giliran Kadistako Batam Yang Akan Terancam Dicopot

Potongan video
Wali Kota Batam, Rudi
Wali Kota Batam, Rudi

Batam – Walikota Batam, Rudi tidak akan main-main adanya kebobrokan yang terjadi di Dinas Tata Kota Batam. Setelah sehari memecat pegawai honorer atau Tenaga Harian Lepas (THL), kini Kepala Dinas Tata Kota (Kadistako) Batam, Asril terancam sanksi berat terkait dugaan pelanggaran yang dilakukannya dalam perekrutan tenaga honorer di lingkungannya.

Rudi saat dijumpai wartawan mengungkapkan, sejauh ini pihaknya telah melakukan follow up terkait dugaan pelanggaran yang menyeret Kadistako tersebut.

banner 336x280

“Ada sekitar 16 orang (tenaga honorer) yang hadir dalam rapat. Itu semua yang diterima Pak Asril pada bulan Januari dan Februari. Di antaranya, satu (orang) direkrut pada 2016 tidak sesuai dengan ASN. Kedua, SK nya pun memang belum ada, makanya saya tidak pecat,” kata Rudi, Selasa (12/04).

Karena memang belum diterima (Jadi pegawai). Tadi malam, Rudi langsung menanyakan kepada Asril tentang SK pegawai yang direkrutnya. “Diitunjukkanlah daftar namanya, tapi SKnya belum dikeluarkan. Karena belum dikeluarkan SK, jadi tidak usah diterima saja, selesai permasalahan itu,” tegasnya.

Sementara itu, empat orang tenaga honorer yang sebelumnya digeser dari Distako akan diperiksa oleh Inspektorat.

“Saya suruh inspektorat untuk memeriksa empat orang itu, apa masalahnya. Karena mereka terima gaji honor lama. Kita minta inspektorat untuk minta keterangan tentang surat itu. Untuk tindakan kepada mereka kita serahkan kepada pihak inspektorat, BKD dan dinas itu sendiri,” pungkasnya. (Jef)

[sk]