Promo FBS
FBS Reliable Broker
Batam

Tarif Pas Pelabuhan Punggur Dinilai Mahal, Eskalatornya Pun Tidak Berfungsi

909
×

Tarif Pas Pelabuhan Punggur Dinilai Mahal, Eskalatornya Pun Tidak Berfungsi

Sebarkan artikel ini

Batam, SuaraKepri – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Ing Iskandarsyah Menyayangkan kinerja Badan Pengusahaan (BP) Batam, yang terkesan menyesengsarakan Masyarakat dengan tidak diperbaikinya fasilitas yang telah lama rusak.

Hal ini tidak berbanding dengan mahalnya tarif Boarding Pas Pelabuha Punggur.

Saat dikonfirmasi oleh awak media ini terkait hal tersebut melalui media sosial What shApp (WA).

Dirinya mengatakan, hampir 3-4 Minggu Eskalator yang berada di Pelabuhan Punggur yang dikelola oleh BP Batam itu, belum diperbaiki juga hingga saat ini, Sabtu (12/05).

“Kita ingin BP Batam hadir bersama Pemerintah mampu berperan memberikan pelayanan yang optimal kepada Masyarakat. Apalagi kita harus bayar Rp10 ribu melebihi pelabuhan yang dikelola oleh PT. Pelindo di Kepri. Sudah mahal, tapi ketika rusak, lama sekali diperbaiki,” ujar dia.

Sebelumnya, Iskandarsyah pernah menyampaikan protes kepada Ketua BP Batam, Lukita dalam sebuah rapat terkait mahalnya tarif Boarding Pass Pelabuhan, karena Pelabuhan bagi Kepri bukan ekslusif seperti di Pulau Jawa. Karena di Kepri, Pelabuhan seperti station bus, yang tiap hari masyarakatnya menggunakan Pelabuhan.

“Jika di Pulau Jawa atau Sumatra orang pakai Pelabuhan jika mau mudik lebaran. Mungkin menggunakan Pelabuhan dua kali saja dalam setahun. Kalau kita, bisa tiap Hari. Jadi tak usah mahal kalau perlu bayar cuma Rp 2 ribu saja. Pelabuhan Punggur dibangun pakai APBN pusat bukan swasta,” tegasnya.

Silahkan, sambungnya, BP Batam fokus ke aspek bisnis dan komersial, tetapi jangan memberatkan masyarakat dengan masalah tarif. Ini sudah bayar mahal tapi pelayanan belum optimal.

Dan harapannya agar segera diperbaiki fasilitas tersebut serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang.

“Bukan orientasi hanya dapat duit saja mereka. Macam gaya preman pula. BP Batam harus menyampaikan kepada Menteri Keuangan guna peninjauan kembali tarif Pas Pelabuhan dan tarif sarana yang lainnya di Pelabuhan Punggur. Yang saya tahu pembangunan juga menggunakan dana APBN pusat,” ungkapnya.

Terkait permasalahan ini, pihak BP Batam belum berhasil dihubungi atau dikonfirmasi. Hingga berita ini diturunkan, Eskalatornya masih dalam keadaan mati.

Penulis : Erial Saputra

Comment