LINGGA, suarakepri.com – Jembatan penghubung Dusun Mala, Desa Mepar, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengkhawatirkan, dengan kondisi yang hampir roboh.
Yogi, salah seorang pengendara sepeda motor mengaku takut untuk melintasi jembatan tersebut, sebab, banyak Kayu-kayu penyanggah jembatan itu yang sudah rapuh, Senin (08/10/18).
“Jembatannya semakin turun, ada beberapa kayu penyanggah jembatan itu yang rapuh dan patah. Jadi takut kami mau melintas,” Ucapnya.
Dengan kondisi yang semakin parah dan anjlok, jembatan ini juga tidak bisa dilintas kendaraan yang berbobot satu ton, hal ini sesuai dengan tulisan yang terpampang di plang jembatan tersebut.
“Kalau enam bulan yang lalu, memang jembatan ini tidak bisa di lintasi lori dengan muatan satu ton, tapi lain halnya dengan sekarang, lori yang tidak ada muatan saja di larang menggunakan jembatan ini, karna kondisinya sudah parah,” terang salah seorang warga Mala yang enggan di sebut namanya.
Sementara itu, bagi lori-lori, baik itu dengan muatan dan tampa muatan, yang mengarah ke daerah Penarik dan sebaliknya, harus mengarungi sungai jika melintas jalan tersebut.
Sebab jembatan tersebut sudah tidak layak lagi dan mampu menampung beban yang berat, karna banyak kayu penyanggah yang rapuh.
“Kami berharap kepada pemerintah daerah dan Provinsi Kepri, untuk memperhatikan jembatan ini, karna jembatan Dusun mala ini, akses satu-satunya mengarah ke pelabuhan roro,” tutupnya.
PENULIS – RIAN

Comment