BINTAN, SuaraKepri.com – Pendampingan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) akan dialihkan pengelolaannya dari konsultan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) pada 2015 mendatang. Ke depannya pemerintah daerah yang akan melakukan pendampingan baik dalam siklus pemberdayaan masyarakat maupun pengelolaan data.
“Dalam persiapan alih kelola program dari konsultan oleh Pemda, diharapkan semua pihak berbagi peran dalam keberlanjutan program penanggulangan kemiskinan khususnya PNPM-MP di Kota Serang,” kata Konsultan Koordinator Kota PNPM Provinsi Kepri Muhammad Irvan.
Menurut Irvan, PNPM bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan ditengah masyarakat. Untuk itu, peran serta dari semua masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan sangat diperlukan. Selain itu, mengkonsolidasikan hasil pelaksanaan kegiatan PNPM 2014 dan rencana 2015 termasuk programnya merupakan kegiatan penting yang harus dilakukan, agar program yang sudah berjalan dapat diketahui hasilnya.
“Semua kegiatan didasarkan hasil masukan dari pemerintah, swasta dan masyarakat terkait dengan penanggulangan kemiskinan. Sehingga diharapkan Pemkot dan stakeholders mampu memotret kondisi hasil akhir program dan dijadikan dasar untuk membuat rencana aksi pendampingan oleh pemerintah daerah,” kata Irvan.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bintan Adi Prihantara mengatakan, PNPM sudah terbukti mampu membantu pemerintah daerah dalam melakukan program pengentasan kemiskinan. Program yang disusun PNPM, jelas Adi, juga sudah bersinergi dengan program Pemkab Bintan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang dibuktikan dengan optimalisasi penyerapan anggaran, baik yang bersumber dari dana APBN, APBD Provinsi maupun dari APBD Kabupaten Bintan.
“Salah satu contohnya, penyerapan dana BLM di semua KSM di Bintan. Semua berjalan bagus, transparan dan bisa dipertanggungjawabkan. Ini sebuah gambaran kalau sebenarnya PNPM itu sebuah kebijakan yang perlu didukung oleh semua pihak,” ujarnya.
Adi Prihantara optimis, di Kabupaten Bintan program PNPM tetap akan berjalan maksimal meski tidak lagi dibiayai oleh pemerintah pusat. “Kalau pusat tidak lagi memberi anggaran, kita siap ambil alih kelola. PNPM itu punya aset yang sangat luar biasa. Tidak hanya program dan SDM tetapi juga aset sosial beserta infrastruktur yang dimilikinya. Intinya, Pemkab Bintan siap ambil alih PNPM,” tegas Adi.
Adi mengajak kepada semua unsur untuk bersama-sama berkomitmen dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bintan. Target perbaikan kesejahteraan masyarakat miskin secara berkelanjutan diharapkan kemiskinan turun drastis di Bintan. Dengan mengoptimalkan sumber dana yang ada, baik yang bersumber dari Dana APBN, APBD Provinsi maupun dari APBD Kabupaten Bintan diharapkan target tersebut akan tercapai. (kb)
[sk]

Comment