Bintan, suarakepri.com – Usai beredar di media massa, bayi penderita Hipospadia di Jalan Nusantara Km 24 Kijang, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) mendapatkan respon langsung dari Kementerian Sosial.
Kepala Balai Sentra Abiseka Pekanbaru Kementerian Sosial, Agus Hasyim menerangkan setelah mendapatkan informasi dari media online, ia diberikan mandat representasi Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk segera ditinjau dan ditindaklanjuti.
“Seperti yang telah disampaikan dalam berita sebelumnya mengenai kondisi DN (3) yang mengalami gangguan saluran pembuangan atau Hipospadia, kami dari Kementerian Sosial akan mengupayakan yang terbaik untuk kesembuhan DN agar dapat kembali normal,” ujar Agus pada saat diwawancarai langsung di kediaman keluarga Angelin, Sabtu (29/30).
Selain itu, ia juga menerangkan untuk pengobatan DN akan dibawa langsung ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan pihaknya akan memfasilitasi dan mengakomodir segala kebutuhan yang diperlukan selama pengobatan.
“Kami dari Kementerian Sosial berterimakasih dengan pihak-pihak yang telah membantu keluarga Angelin sebelumnya, baik dari Dinasi Sosial Bintan, Lembaga pemerhati anak, dan juga masyarakat. Ini kolaborasi yang baik dari setiap stakeholder. Semoga kedepannya kerjasama kita bisa lebih baik lagi demi membantu masyarakat,” harap Agus.
Ditempat yang sama. Kasie Pelayanan Sosial Anak dan Lansia Dinas Sosial Kabupaten Bintan, Roro Novia Ngesthi mengucapkan terimakasihnya kepada Kementerian Sosial yang telah memberikan perhatiannya dengan mengutus Sentra Abiseka dalam merespon kasus tersebut.
“Kami sangat berterimakasih sekali atas bantuan yang telah diberikan kepada keluarga ini, bukan hanya bantuan kesehatan saja tapi ada juga tambahan nutrisi untuk si anak, termasuk juga bantuan usaha ekonomi produktif agar dapat meningkat kesejahteraan hidupnya,” ungkap Roro.
Senada Roro Novia Ngesthi. Direktur CV. Nelayan Mandiri, Suyanto selaku perwakilan dari pengusaha Tionghoa yang sebelumnya turut memberikan perhatian kepada keluarga Angelin, dengan adanya bantuan dari pemerintah ini ia berharap dapat memberikan bantuan yang maksimal.
“Saya mewakili pengusaha muda dari Tionghoa mengucapkan banyak terimakasih kepada para pihak yang telah terlibat dan banyak membantu, khususnya ibu Menteri Sosial kita, Ibu Tri Rismaharini. Kita berharap agar si anak dapat sembuh secepatnya, dan kedepannya kita dapat berkolaborasi kembali dalam membantu masyarakat,” pungkas Suyanto atau yang kerap disapa Along Fiber.
Dilain sisi. Sianturi Hotmauly merupakan nenek dari DF terlihat tidak kuasa menahan air matanya melihat banyaknya bantuan yang diberikan kepadanya, terutama bantuan dari Kementerian Sosial RI.
“Saya tidak bisa membalas budi bantuan yang telah diberikan, hanya Tuhan sajalah yang mampu membalas semua kebaikan yang diberikan. Semoga Tuhan selalu memberikan keselamatan dan kesehatan kepada bapak dan ibu sekalian. Saya berterimakasih sekali kepada Bu Risma, dan pihak-pihak yang telah banyak membantu kami. Terimakasih juga kepada media Suara Kepri,” ujar Sianturi sambil menahan air mata.


Comment