Tanjungpinang, suarakepri.com — Upaya pencegahan kanker serviks di Provinsi Kepulauan Riau mulai diarahkan pada penguatan pencegahan primer dan deteksi dini. Salah satunya melalui vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) yang menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan keluarganya.
Sebanyak 370 peserta mengikuti vaksinasi HPV dalam Program Satu Juta Vaksin Korpri yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Kesehatan bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kepri di Aula Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Selasa (29/9/2026).
Jumlah tersebut mendekati target 400 peserta yang ditetapkan panitia. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Dr. Moh. Bisri, M.Kes., mengatakan vaksinasi tersebut menjadi salah satu langkah pencegahan primer untuk menekan risiko kanker serviks, terutama pada perempuan dan kelompok usia remaja.
“Vaksinasi HPV memiliki signifikansi penting sebagai langkah pencegahan primer terhadap kanker serviks,” kata Bisri.
Menurutnya, pencegahan juga perlu berjalan beriringan dengan deteksi dini. Karena itu, edukasi mengenai pemeriksaan kesehatan dan skrining menjadi bagian penting dalam upaya menekan dampak penyakit kanker.
Dalam kegiatan tersebut, vaksinasi HPV juga disandingkan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari pendekatan promotif dan preventif.
Ketua YKI Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, mengatakan pencegahan kanker perlu mendapat perhatian karena intervensi pada tahap awal dapat mengurangi beban pengobatan yang harus ditanggung pasien.
“Pencegahan penyakit kanker memiliki efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan pengobatan, baik dari sisi waktu maupun pembiayaan,” ujar Dewi.
Ia menekankan bahwa pencegahan kanker tidak cukup hanya mengandalkan vaksinasi. Pemeriksaan kesehatan secara berkala, pola hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi juga diperlukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.
Meski jumlah peserta mencapai 370 orang, Bisri menyebut vaksinasi HPV dalam kegiatan tersebut merupakan layanan berbayar. Kondisi itu menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memperluas cakupan vaksinasi di masyarakat.
Selain ASN dan keluarganya, kegiatan tersebut turut melibatkan unsur organisasi perempuan serta perwakilan fasilitas kesehatan, termasuk RSUP Raja Ahmad Thabib dan RSAL dr. Midiyanto Suratani.
Program vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau.

Comment