Lingga – Bertempat di taman pelabuhan Tanjung Buton Kecamatan Lingga sekitar 20 owner usaha kuliner Kecamatan Lingga melaksanakan musyawarah.
Tujuan pertemuan ini untuk memlererat tali persaudaraan antar sesama pengusaha kuliner, selain itu juga para pengusaha kuliner yang ada di Pusat Ibukota Kabupaten Lingga ini bisa lebih mudah untuk membuat semua persyaratan adminitrasi, seperti sertifikat halal dari MUI, Surat Ijin Usaha Dari Kecatamatan dan surat surat lainnya.
Selain itu tujuan pembentukan persatuan ini juga untuk mengenalkan makanan makanan khas Lingga dan makanan makanan modern yang ada di Bunda Tanah Melayu.
Jadi apabila ada tamu tamu dari luar daerah yg ingin berwisata kuliner kita mengarahkan saja. Karena di Daik kita memiliki ciri khas makanan tradisional dan makanan modern.
Pertemuan yang digagas oleh owner Rumah Makan Friska (Hermadi) mengatakan ini pertemuan awal hanya memilih ketua sekretaris dan bendahara serta membuat nama persatuan sementara, karena nama persatuan masih sama sama pikirkan.
Dimana nama sementara kami sepakat menggunakan nama Persatuan Kuliner Lingga (PKL).
Pada pertemuan ini saya ditunjuk sebagai ketua semenrtara sedangkan sekretaris ditunjuklah owner Nayya Cafe Agussyuriawan, dan bendahara Kak Lin pengusaha Cattering yang memiliki tempat usaha di Kampung Mentok.
“Sementara itu Senior kami Sayarifah Faridah bersama Suriansyah kami tunjuk sebagai penasehat,” jelas Bang Her panggilan akrabnya.
Kita berharap dengan terbentuknya persatuan ini kami para pengusaha kuliner bisa sama sama membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat dan bisa sedikit membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat yang sedang terpuruk ini.
Selain itu juga saya sudah dihubungi oleh Dinas Kesehatan menanyakan kapan pengusaha kuliner yang ada di Daik membuat persatuan?.
“Dan Alhamdulillah hari ini persatuan telah kami buat. Saya mengundang sekitar 30an pemilik usaha kuliner namun yang bisa hadir cuma 20 karena yang seang diluar daerah,” ungkap bang her.
Persatuan yang baru satu satunya terbentuk di Kabupaten Lingga ini berharap agar setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga ini juga membentuk persatuan karena apabila setiap kecamatan sudah memiliki persatuan kedepannya kita akan membentuk persatuan tingkat Kabupaten.
Karena Pengusaha Kuliner merupakan salah satu penghasil Pendapatan Asli Daerah. Disinggung masalalah Pajak ketua sementara PKL beserta anggota siap bekerja sama dengan Pemerintah melalui Dinas terkait dalam bentuk apapun.
Hermadi mengatakan dalam waktu dekat ini kita akan melakukan pertemuan kembali.
“Dalam pertemuan kedepan saya berharap seluruh pengusuha kuliner seperti, rumah makan, warung kue, warung kopi, dan cattering dapat hadir,” tegasnya.(Ryan)
[sk]


Comment