Kabupaten Lingga Terima WTP 5 Kali Berturut-turut, Ini Sejarahnya

Lingga, SuaraKepri.com – Sebagai kabupaten yang memiliki 604 pulau se-Kepri dan 3 pulau besar berpenghuni, Pemerintah Kabupaten Lingga sangat haus akan prestasi ditingkat nasional, Rabu (18/06/22).

Namun semua itu tidak menyurutkan semangat bupati dan wakil bupati yang saat itu ingin membawa perubahan melalui 4 program unggulan, tapi semua itu tidak lah mudah butuh mekanisme baik, team work yang solid, sebab sebagai kabupaten yang mengalami difisit anggaran pada tahun 2014-2015, Kabupaten Lingga seperti sarang yang penuh jebakan dalam pengelolaan keuangan daerah.

banner 336x280

Dengan komitmen itu, Bupati dan Wakil Bupati Lingga priode 2016-2020 dengan tema terbilang, Awe-Nizar bekerja keras membenahi defisit anggaran dengan tetap menjalankan program 4 unggulan, namun berkat kerja keras, Awe dan Nizar mampu membawa Lingga ke arah yang lebih positif.

Terbukti, pada tahun 2018 lalu, Kabupaten Lingga melalui laporan LKPD ke BPK, Pemerintah Kabupaten Lingga meraih predikat Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk pertama kalinya, setelah kurang lebih lima belas tahun berdiri menjadi daerah otonom.

Sebelumnya Kabupaten Lingga selalu mendapat WDP (Wajar Dengan Pengecualian) dan Disclaimer selama belasan tahun.

“Alhamdulillah ini berkah di Bulan Ramadhan dan pencapaian yang wajib kita syukuri, setelah belasan tahun Lingga berdiri, kami Awe-Nizar berhasil dapat WTP,” kata Bupati Lingga Alias Wello saat dilansir Antara Kepri, Rabu (30/5).

Lampiran hasil pemeriksaan keuangan Kabupaten/ Kota se-Provinsi Kepri tahun anggaran 2017 tersebut diterima oleh Bupati Lingga Alias Wello. Dia mengatakan dengan penilaian pengelolaan keuangan yang baik ini, akan menambah citra positif Kabupaten Lingga, baik itu di pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat yang selama ini selalu menyorot kabupaten terpencil ini.

Hasil yang dicapai oleh Kabupaten Lingga, menurutnya merupakan bentuk dorongan dan motivasi, terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Untuk itu, dia mengatakan hasil ini tidak terlepas dari kerja keras semua komponen, yang ada di pemerintahan Kabupaten Lingga. Hal ini menurutnya tidak terlepas juga dari usaha dan kerja keras wakil Bupati Lingga bersama tim yang telah menjadikan Lingga mendapat peredikat WTP dari BPK RI.

“Ini tidak gampang kita dapatkan, setelah 14 tahun berdiri baru kali ini kita mendapatkan predikat ini,” sebutnya.

Pencapaian WTP merupakan visi-misi dari Bupati Lingga Alias Wello dan Muhammad Nizar sebagai wakilnya, dengan pencapaian ini dirinya berharap agar masyarakat terus mendoakan Kabupaten Lingga agar tetap menggapai berbagai prestasi yang telah diraih.

Selain itu Bupati Lingga Alias Wello mengharapkan agar pencapaian WTP tahun 2017 ini, akan terus dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya.

Apresiasi pencapaian WTP ini juga disampaikan oleh mantan Anggota DPRD Lingga Rudi Purwonugroho, menurutnya apa yang telah didapat oleh Kabupaten Lingga saat ini merupakan anugrah yang patut disyukuri. Karena ditengah keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Kabupaten Lingga, namun mampu mendapat predikat WTP yang telah dinanti selama empat belas tahun lamanya.

“Hampir belasan tahun Kabupaten ini berdiri, baru tahun ini mendapat WTP, ini pencapaian yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lingga, dan pantas mendapat apresiasi,” sebutnya.

Tidak sampai disitu Atas pencapaian ini juga, Bupati Lingga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung serta menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Wakil Bupati Lingga yang selama prosesnya senantiasa mengawal dan menaruh perhatian penuh terhadap pemeriksaan keuangan di daerah oleh BPK.

“Kami menyadari benar bahwa untuk mendapatkan prestasi ini, bukanlah hal yang mudah. Namun berkat kerjasama semua pihak terkait, Alhamdulillah kami masih dipercaya untuk mendapatkan momentum yang baik ini, menjadi 3 kali berturut-turut dalam meraih WTP ini,” kata Alias Wello Bupati Lingga.

Walau disertai dengan beberapa saran perbaikan dari BPK, namun Awe optimis, kedepannya pemerintah daerah bisa semakin profesional melakukan pengelolaan terhadap keuangan daerah dan diharapkan tetap konsisten untuk menjaga pencapaian tersebut dikedepannya.

Sementara itu, setelah sang wakil naik takhta tampuk tertinggi di Kabupaten Lingga, Muhammad Nizar dan Niko Wesha Pawelloy sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lingga priode 2020-2024, kembali memecahkan rekor baru dengan lima kali berturut-turut terima WTP.

Yang mana WTP itu di terima kembali pada tanggal 18 Mei Tahun 2022 lalu, prestasi itu diumumkan pada kegiatan Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPD Pemerintah Daerah se-Provinsi Kepri di auditorium Kantor BPK Perwakilan Kepri, Rabu (18/5/2022).

Nizar menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh OPD yang terkait, terkhususnya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lingga serta Inspektorat selaku leading sektor dalam upaya penyajian laporan keuangan dan koordinasi serta supervisi selama pemeriksaan BPK.

Sebelumnya, tim BPK RI Perwakilan Kepri telah melakukan pemeriksaaan pendahuluan dan terinci LKPD tahun 2021, beberapa bulan yang lalu di Daik Lingga. Nizar saat itu optimis Kabupaten Lingga kembali meraih WTP untuk LKPD tahun 2021.

Oleh karena itu, terkait dokumen kelengkapan laporan keuangan ini, dirinya memberikan peringatan keras kepada OPD-OPD yang belum lengkap segera dilengkapi. Apalagi BPKAD, telah ditunjuk oleh BPK sebagai role model kabupaten rujukan terkait pelaporan SIPD.

Secara historis juga, Kabupaten Lingga pernah menerima Opini WTP secara berturut sejak 2018.

“Terimakasih juga kepada BPK RI Perwakilan Kepri khususnya Tim Pemeriksa. Harapanya hal ini perlu dipertahankan dalam upaya pelaksanaan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” kata Nizar.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Kepri, Maswadi mengapresiasi atas hasil yang diraih pemerintah Kabupaten Lingga, karena telah berhasil mempertahankan WTP untuk tahun 2021. Dia berharap prestasi ini turut menjadi kebanggaan bersama karena sudah terciptanya tranparansi, akuntabilitas dan subtansi pengelolaan keuangan daerah.

Dengan rentang usia yang relatif singkat, kemajuan Kabupaten Lingga cukup pesat, berkaitan dengan pengelolaan keuangan ini. Kemajuan tersebut pastinya diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang baik pula.

Pemeriksaan keuangan bertujuan memberikan opini terhadap kewajaran terhadap Laporan Keuangan Negara. Meskipun mendapatkan Opini WTP namun juga disertai dengan catatan-catatan sebagaimana yang dijelaskan di LHP dan kedepannya perlu untuk ditindaklanjuti.

“Apresiasi kami karena telah meraih WTP dan telah menyelesaikan laporan keuangan secara tepat waktu. Tentu harapannya dapat dipertahankan,” kata Maswadi.

Penulis : Febrian S.r

Comment