LINGGA- Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lingga Utara, Kimat saat dikonfirmasi, oleh awak media ini terkait anggaran perawatan mini bus sekolah Desa Resun mengungkapkan bahwa dari pihaknya sudah memperbaikinya, namun fakta dari laporan warga sebaliknya.
“Pihak desa pernah melaporkan AKI mini busnya rusak, tapi sudah kita perbaiki. Jika saja sebelumnya pihak desa atau supir mini bus tersebut memberitahu kami tentang kondisi mini bus tersebut, mungkin kami dari Kecamatan Lingga Utara pasti langsung memperbaiki mini bus tersebut,” ujar Kimat melalui via seluler, Jum’at (23/02).
Menurut Kimat, anggaran untuk perawatan mini bus sekolah itu ada dan dianggarkan, tinggal saja jika ada rujukan laporan dari sopir atau Desa.
Pihaknya akan langsung terjun ke lapangan untuk mengecek langsung kondisi mini bus tersebut.
“Untuk di 2018 anggarannya sudah ada, tinggal dicairkan saja dan kita lihat kondisi kerusakan, jika memungkinkan kan untuk di perbaiki kita akan langsung antarkan ke bengkel,” jelasnya.
Sebelumnya, Kimat juga menceritakan, dirinya dan pihak kecamatan Lingga Utara, pernah menggunakan mini bus tersebut pada saat kegiatan STQ tingkat Kabupaten tahun lalu.
Ia pun tak menyangkal kondisi mini bus tersebut memang sudah tak seperti mini bus normalnya, dengan beberapa tempat duduk yang sudah sobek, (koyak) dan goyang, tapi menurutnya mini bus itu masih layak untuk digunakan.
“Kami perna menggunakan bus tersebut, memang kondisi dalamnya sudah pada hancur, tapi untuk mesinnya masih layak, digunakan,intinya kami akan mengecek kembali apa-apa saja yang rusak,setelah itu kami kan melakukan perbaikan,” ungkapnya.
Penulis : Rian
Editor : Erial

Comment