Promo FBS
FBS Reliable Broker
Lingga

Jelang Libur Nasional, Pjs Bupati Lingga Himbau Patuhi Protokol Kesehatan

425
×

Jelang Libur Nasional, Pjs Bupati Lingga Himbau Patuhi Protokol Kesehatan

Sebarkan artikel ini

Lingga, SuaraKepri.com – Ditengah pandemi corona virus (Covid-19) yang masih mewabah, pemerintah kembali di uji dengan libur panjang secara nasional ,28 Oktober 2020, Selasa besok (27/10/20).

Menyikapi realita kasus pandemi ini Pjs Bupati Lingga Juramadi Esram mengatakan dimasa libur panjang, maka Pemerintah Pusat telah memerintahkan kepada masyarakat seluruhnya, termasuk masyarakat Kabupaten Lingga untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dalam masalah ini.

Sehingga pandemi ini tidak menyebar semakin luas di tengah-tengah masyarakat, sebab jika pandemi ini terus berkelanjutan akan berdampak pada semua sektor kehudupan manusia, terutama sektor ekonomi negara dan masyarakat.

“Untuk mengantisipasi itu semua Pemerintah Pusat mengintruksikan untuk melaksanakan protokol kesehatan dimana kita berada, seperti memakai masker, menghindari kerumunan masa, selalu mencuci tangan, isolasi mandiri saat kesehatan fisik tidak normal, mengkomsusi makanan maupun minuman bergizi untuk memperkuat imun tubuh,” kata Pjs Bupati Lingga.

Tidak hanya itu, ia pun melarang dan menghimbau bagi siapa saja atau pun pejabat Pemkab Lingga untuk melakukan perjalanan keluar daerah jika tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Jika akan melaksanakan perjalanan keluar daerah, hendaknya dalam kondisi badan yang sehat dan bugar serta melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat maupun setelah kembali dari luar, semua ini harus kita perhatikan, agar tidak terjadi pembentukan kluster baru selama masa pandemi,” ujarnya.

Selain mengantisipasi kloster baru penyebaran covid-19 jelang libur nasional, Jumadi juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Lingga untuk mewaspadai panca roba dan gelombang tinggi disaat berencana untuk liburan.

“Selain masalah pandemi, kita saat ini telah memasuki musim angin utara serta fenomena angin lanina yang artinya potensi bencana alam akan semakin banyak seperti gelombang tinggi, badai angin, hujan lebat, tanah longsor, banjir dan lain-lain,” tambahnya.

Inti dari itu semua Jumadi berharap masyarakat dapat mematuhi segala protokol kesehatan yang di terapkan oleh pemerintah dan selalu mengecek segala sesuatunya sebelum berpergian, karna menurut dia keselamatan lebih penting, salah satunya seperti untuk tidak memaksakan diri untuk liburan dengan memancing ikan ke tengah laut tanpa alat penyelamat diri.

Kemudian menghindari diri dari tempat-tempat yang berpotensi akan mengalami longsor, bahkan jika terjadi bencana alam dan siapa pun masyarakat ingin menjadi sukarelawan, maka lengkapilah diri terlebih dahulu dengan peralatan pelindung keselamatan diri.

“Sebagai kesimpulan dari antisipasi masa liburan ini, marilah kita selalu waspada, jangan terlalu takut yang berlebihan atau terlalu terlalu berani berlebihan serta selalu berpasrah diri kepada kepada Allah SWT,” pungkasnya.


Penulis : Febrian S.r

Comment