Natuna, suarakepri.com – Tim SAR gabungan Natuna-Anambas terdiri dari TNI/Polri, Dinas Perhubungan dan masyarakat setempat melakukan upaya pencarian keberadaan kapal Nelayan yang hilang kontak sejak Kamis yang lalu, Minggu (12/07).
Kapal kayu bernama Sumber Cahaya berkapasitas 6 GT yang di Nakhodai oleh Supardi (55), 4 orang ABK, dan 1 orang penumpang dan membawa muatan 10 Ekor Sapi.

Informasi Dari Basarnas Natuna menjelaskan kronologis kejadian bermula sejak kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Midai menuju Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) pada 8 Juli 2020 sekitar pukul 20.00 WIB.
“Diperkirakan 14 jam estimasi jarak tempuh perjalanan ke Kabupaten Anambas,” Ujar Komandan Tim (Dantim) Basarnas dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Natuna, Budiman.
Salah seorang saksi, Eko Saputra (38) yang saat itu berbarengan berangkat Dari kecamatan Midai menjelaskan, saat itu terjadi angin kencang di Barat laut, sehingga berpisah dengan KM. Sumber Cahata.
“Saya mengambil haluan barat sedangkan KM. Sumber Cahaya mengambil haluan Utara Barat Laut. Jadi posisinya KM. Sumber Cahaya melawan ombak,” tutur Eko saat menjelaskan kronologis kejadian.
Eko menjelaskan, Setelah ia sampai Anambas, namun KM. Sumber Cahaya tidak kunjung sampai. Sehingga pagi jumat ia nekat bertolak untuk mencari kapal tersebut.
Tim SAR Gabungan Searching pada titik pencaharian hari ini belum juga menemukan keberadaan KM. Sumber Cahaya.







Comment