TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, SPd menyerahkan draf Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Tanjungpinang tahun 2014, di kantor Wali Kota, Seggarang, Jumat (19/9).
Adapun APBD-P sebesar Rp85.008.625.890,00 mengalami peningkatan sebesar 8,21 persen dari APBD murni sebesar Rp 1.035.540.321.402,00, atau menjadi Rp1.120.548.947.292,00 setelah perubahan.
Dengan telah diserahkannya draf APBD-P ini, Syahrul berharap para SKPD dapat segera melaksanakan kegiatannya. “Segera laksanakan kegiatan atau program yang telah ada,” ujarnya.
Ia pun menegaskan, pelakasanaan APBD-P ini dapat terserap sebesar 90 persen. “Upaya kegiatan yang ada tersebut mencapai semaksimal mungkin dalam waktu tiga bulan ini,” ungkapnya.
Adapun belanja tidak langsung pada APBD-P, yakni sebesar Rp 415.037.162.235,00. Sedangkan belanja langsung sebesar Rp705.511.785.057,00. Sementara untuk nilai perubahannya, belanja tidak langsung sebesar Rp 16.520.092.048,00, dan belanja langsung sebesar Rp68.488.533.842,00.
Dalam rekapitulasi belanja SKPD APBD-P tahun anggaran 2014, diketahui bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tanjungpinang memiliki nilai perubahan anggaran tertinggi, yakni sebesar Rp26.068.558.083,00. Sehingga total belanja menjadi Rp101.142.413.338,00. Naik 34,72 persen dari anggaran murni sebesar Rp75.073.855.255,00.
Menurut Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tanjungpinang, Darmanto, peningkatan anggaran tersebut, disebabkan adanya akreditasi guru beberapa waktu lalu.
Selain Disdikbud, dinas lainnya yang memiliki anggaran terbesar adalah SKPD DPPKAD Kota Tanjungpinang, dengan total belanja APBD-P sebesar Rp56.937.428.290,00. Naik 16,46 persen atau Rp8.048.795.426,00 dari total belanja APBD murni, yakni Rp48.888.632.865,00.
[sk]






Comment