
Lingga Suarakepri.com – Menanggapi tulisan oleh salah satu oknum yang mengaku mahasiswa diblogspot, Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL) Ramadhani meminta maaf atas keresahan yang menimbulkan citra buruk dipublik, Sabtu (25/04/20).
“Terkait tulisan diblog adanya paksaan dan diwajibkan mengikuti mobil yang ada dipelabuhan Jagoh, merupakan kekeliruan yang besar, hal ini tentu berdampak terhadap kami mahasiswa Kabupaten Lingga, di Kota Tanjungpinang yang dipulangkan oleh Pemkab Lingga, Saya selaku ketua IMKL mewakili seluruh mahasiswa Kabupaten Lingga, meminta maaf sebesar besarnya,” kata Ramadhani kepada Suarakepri.com.
Lanjut dia, pemberitaan yang menyudutkan para sopir itu, bukan lah berasal dari mahasiswa Lingga, sebab ia menduga hal ini terjadi karena adanya oknum yang mengaku sebagai mahasiswa dan melakuakan tindakan yang tidak bertanggung jawab.
“Maka saya selaku ketua IMKL memohon maaf kepada penyedia jasa angkutan mobil dipelabuhan jagoh dan menegaskan bahwasanya tidak ada satupun mahasiswa yang bernama, @amri telex, yang membuat berita miring tersebut,” jelasnya.
Berdasarkan databes mahasiswa yang dipulangkan oleh Pemerintah Kabupaten Lingga yang diperketat dengan verifikasi kembali oleh pengurus IMKL.
Untuk itu, ia menilai selaku penggurus IMKL, momen pemulangan ini adalah merupakan cara oknum tertentu untuk merusak nama baik Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga di Kota Tanjungpinang.
“Dan saya berharap masyarakat tidak menggubris berita tersebut karena penyedia berita tersebut (blogspot) tidak kredible sebagai bahan acuan bacaan dan artinya tidak terdata di dewan pers,” pungkasnya
(F.Sr).








Comment