PEKANBARU – Walau saat ini masih dalam tahab proses pelaksanaan Pemilihan Wakil Gubernur (Pilwagub), DPRD Riau dipandang lebih siap dalam sistim kegiatannya. Menyikapi hal itu, DPRD Kepri lakukan ‘belajar’ dalam kegiatan serupa sehingga pelaksanaan pemilihan berjalan baik di daerahnya.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kepri, Sahmadin Sinaga saat dikonfirmasi wartawan mengakui, untuk di Kepri dalam Pilwagub yang akan dilakukan memiliki permasalahan tersendiri tidak sama halnya dengan Riau. Inilah pentingnya dalam mencari informasi untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang mungkin bis aterjadi.
“Di Kepri yang menjadi persoalan mendasar adalah banyaknya partai pengusung pemenang Pilgub sebelumnya. Sehingga banyak kepentingan yang terjadi dengan mengusulkan Kader masing-masing. Karena Riau sudah lebih dahulu melakukan pembahasan, tentu sudah memiliki pemahaman yang lebih luas dalam kasus yang terjadi di Kepri,” sebutnya sembari menjelaskan salah satu permasalahan.
Ditambahkan, di Riau dipandang sudah sangat berhasil mengenai Pilwagub ini, mengingat sudah jalan proses kegiatannya. Dimana tanggal 13 ini sudah dilakukan fit and propertest terhadap calon yang akan dipilih dan tanggal 25 April 2017 sudah didapat Wagub baru.
Rombongan wakil rakyat provinsi tetangga dan merupakan anak dari provinsi Riau karena merupakan hasil pemekaran Riau tersebut diterima oleh Komisi D DPRD Riau. Kegiatan berjalan penuh kekeluargaan dan keakraban.
[sk]







Comment