by

Gubernur Kepri Kunjungi Daerah Berdampak Banjir dan Longsor

Penulis : -Tanjungpinang-67 views

Tanjungpinang,suarakepri.com – Gubernur Kepulauan Riau, H. Isdianto meninjau sejumlah lokasi di Tanjungpinang yang tertimpa musibah banjir dan tanah longsor, Ahad (03/21).

Turut mendampingi Sekretaris Daerah H.TS. Arif Fadillah, Kepala BPDB Budiharto, Kepala Dinas PU Abu Bakar, Kepala Dinas Perkim Mahyudin, Kepala Dinas Sosial Doli Boniara dan Kepala Biro Kesra Aiyyub.

Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Riau sejak Jum’at (01/21) menyebabkan debit air di sejumlah sungai dan saluran air cukup tinggi. Kondisi ini menyebabkan banjir dan tanah longsor pada beberapa pemukiman warga di wilayah Kepulauan Riau khususnya di Tanjungpinang.

Mengetahui itu, Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto langsung meninjau beberapa lokasi yang terdampak diantaranya, banjir di Yudowinangun, longsor di puncak Bukit Cermin dan Hang Lekir, serta melihat secara langsung tempat penampungan warga dan dapur umum di Aula Kantor Dinas Sosial Tanjungpinang dan di Masjid Baiturrahman Batu XIII, Tanjungpinang.

Tak hanya di Tanjungpinang, orang nomor satu di Kepulauan Riau ini juga melanjutkan peninjauan ke jalan Tirta Madu, Bintan yang terputus akibat hujan turun terus menerus dari awal tahun baru kemarin.

Langkah awal untuk penanggulangan , Isdianto meminta personel TNI/Polri serta BPBD untuk tetap siap siaga membantu masyarakat yang terdampak.

“Untuk rumah yang terdampak, akan dibantu oleh petugas untuk membersihkan rumahnya. Apabila kondisi ini terus berlanjut, saya harap bapak/ibu jangan tinggal di rumah dulu, pindah dulu ke tempat yang aman, sampai banjir ini benar-benar reda,” katanya kepada masyarakat di lokasi.

Dirinya juga mengingatkan kepada petugas penanggulangan bencana untuk memperhatikan kapasitas dan kelayakan fasilitas pendukung seperti sanitasi, MCK, hingga pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak bencana.

Jika teman-teman mendengar, menemukan atau mengalami keadaan darurat yang membutuhkan penanganan dan evakuasi silahkan hubungi call center 112 atau hubungi 0771-319300 (Basarnas Tanjungpinang).

Comment

Berita Lainnya