TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com — Asosiasi Distributor Barang Pokok (ADIBAPOK) Kota Tanjungpinang menyalurkan minyak goreng kemasan merek Minyakita ke sejumlah pelaku usaha di Provinsi Kepulauan Riau. Rata-rata distribusi mencapai 900 hingga 1.000 liter setiap bulan, di luar wilayah Kota Batam.
Ketua ADIBAPOK Kota Tanjungpinang, Sadmi, menjelaskan bahwa pendistribusian Minyakita diperuntukkan bagi pelaku usaha yang telah memiliki izin usaha kecil di bidang minyak dan sembako serta telah terdaftar dalam aplikasi Sistem Informasi Minyakita Rakyat (SIMIRA).
“Distribusi Minyakita kami salurkan kepada pengecer yang memiliki Izin Usaha Perdagangan Kecil untuk minyak dan sembako, serta yang telah memiliki aplikasi SIMIRA,” ujar Sadmi kepada awak media, Selasa (23/7/2026).
Menurut Sadmi, pasokan Minyakita di sejumlah warung dan swalayan yang terkesan langka kemungkinan disebabkan oleh pengecer yang belum mendaftarkan usahanya ke dalam aplikasi SIMIRA.
“Jika produk belum ditemukan di suatu tempat, kemungkinan besar pengecernya belum memiliki aplikasi SIMIRA. Kami siap membantu apabila pengecer ingin mendistribusikan Minyakita,” tambahnya.
Sadmi menegaskan bahwa produk Minyakita yang disalurkan oleh ADIBAPOK berasal dari pihak swasta, sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa alokasi distribusi Minyakita melalui swasta mencapai 65 persen.
“Saat ini produk yang kami dapat merupakan alokasi dari swasta, sesuai Permendag Nomor 43 Tahun 2025 yang menyatakan alokasi distribusi Minyakita disalurkan oleh swasta sebesar 65 persen,” tandasnya.
Lebih lanjut, Sadmi menyatakan ADIBAPOK siap membantu para pedagang atau pengecer yang ingin menjual produk Minyakita. Persyaratan utama yang harus dipenuhi adalah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan mendaftarkan usaha ke aplikasi SIMIRA.
“Kami dengan tangan terbuka siap membantu. Jika syarat sudah terpenuhi, barang akan segera didistribusikan,” pungkasnya.
Adibapok juga terus berkomitmen dalam peredaran dan stok minyakita selalu lancar di Provinsi Kepri khususnya Kota Tanjungpinang.
“Kita selalu koordinasi dengan pihak Bulat, Andi Hood, Bulog dan pabrik-pabrik minyakita agar pasokan minyakita selalu lancar serta aman di Kapri,” tutupnya.

Comment