TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Yatim Mustafa telah melakukan kekerasan terhadap mahasiswa yang melakukan aksi demo di kantornya, Dompak pada Senin (26/5) siang. Kekerasan ini ia lakukan karena tidak tahan atas sikap para mahasiswa dari Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang dinilai arogansi.
Kekerasan ini pun mendapat protes dari para mahasiswa yang berdemo. “Ini adalah salah satu tindakan premanisme yang dilakukan oleh oknum pejabat Kepri. Dia lah yang arogansi, bukan kami,” ujar Eliyanto, Sekjen PMII Bintan-Tanjungpinang.
Dugaan tindakan kekerasan ini terjadi saat para mahasiswa melakukan aksi demo dugaan ada kasus korupsi. Mereka menilai telah terjadi mark up anggaran pembangunan labortarium salah satu sekolah di Kepri.
Aksi demo ini pun mendapat pengawalan ketat dari pihak satpol PP Kepri serta kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang.
[sk]





Comment