Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Manager Area PLN Menghadap Wako Soal Pemadaman Bergilir

472
×

Manager Area PLN Menghadap Wako Soal Pemadaman Bergilir

Sebarkan artikel ini
Plt Manager Area PLN, Majuddin saat menjelaskan keadaan pembangkit tenaga listrik PLN kepada Wali Kota Tanjungpinang. | SuaraKepri.com

PLN Akan Sewa Mesin Dari Semarang

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Adanya pemadaman bergilir yang dilakukan oleh pihak PLN Tanjungpinang akhir-akhir ini, cukup membuat geram Wali Kota Tanjungpinang. Dikarenakan pemadaman bergilir yang kembali terjadi ini tanpa pemberitahuan kepada warga khususnya Wali Kota Tanjungpinang. Bahkan Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH meminta kepada Kejaksaan dan Kepolisian untuk memeriksa PLN Area Tanjungpinang untuk mengklarifikasi permasalahan yang terjadi.

Untuk itu, Pelaksana Tugas (Plt) Manager PLN Area Tanjungpinang, Majuddin langsung menghadap Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH disela-sela acara RPJMD di hotel Bintan Beace Resort (BBR) pada hari Senin (25/8).

“Saat ini PLN Area Tanjungpinang mengalami Black Out beberapa mesin pembangkit listrik yang ada. Untuk itu kami dari pihak PLN mesti melakukan pemeliharaan terhadap beberapa mesin tersebut,” ujar Majuddin yang mengaku sebelumnya berada diluar kota.

Majuddin menjelaskan black out adalah hilangnya sumber daya listrik atau bisa juga karena lepasnya koneksi generator atau gardu induk dari sistem jaringan.

“Bisa black out total seluruh sistem atau sebagian aja, untuk mengatasi black out ini PLN harus melakukan pemeliharaan. Karena bisa mengganggu daya listrik atau generator dari sistem jaringan,” tambahnya.

Saat ini, Majuddin menjelaskan bahwa kapasitas daya pembangkit listrik yang ada di PLN Tanjungpinang sebesar 57 Mega Watt. “Sementara itu kapasitas penggunaan daya listrik dari 53 hingga 54 MW. Sehingga bila terjadi pemeliharaan, tidak akan seimbang. Mesti dilakukan pemadaman bergilir,” paparnya.

Untuk mengatasi permasalahan kekurangan daya dan pemeliharaan ini, Kata Majuddin pihaknya akan melakukan penyewaan pembangkit listrik dan melakukan penyambungan kabel listrik dari Batam.

“Untuk penyewaan pembangkit listrik ini sudah ada di Semarang, tinggal menunggu pengirimannya saja dari sana. Semoga adanya penyewaan ini bisa mengatasi listrik di Tanjungpinang,” katanya lagi.

Sementara itu, apabila nanti akan dilakukan penyambungan kabel dari Batam, Ia menegaskan tidak akan mempengaruhi tarif listrik di Tanjungpinang.

“Kita mengakui memang tarif listrik di Kota Batam dan seperti di Tarakan berbeda, karena di dua daerah itu ada kebijakan yang berbeda. Tetapi bila ada penyambungan itu nanti, tidak akan mempengaruhi tarif kita, kita akan tetap pada tarif nasional,” ungkapnya.

[sk]

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat