Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Mengagetkan! Pejabat Dinas Kominfo Pemprov Kepri Terlibat Trafficking

401
×

Mengagetkan! Pejabat Dinas Kominfo Pemprov Kepri Terlibat Trafficking

Sebarkan artikel ini
Inilah Nelsen Boer, menjabat Kabid Foster Dinas Kominfo Kepri yang diduga terlibat kasus Trafficking. F Facebook

TANJUNGPINANG, SuaraKepri – Keterlibatan Nelsen Bur (57), Kepala Bidang (Kabid) Poster di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kepri dalam kasus trafficking mengejutkan banyak pihak.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepri Ridwan Hamta pun mengaku tidak percaya akan ulah stafnya tersebut. Sebab, di mata Ridwan, Nelsen termasuk staf yang sholeh dan bisa dipercaya.

“Saya tak sangka. Dia adalah staf yang baik sekali. Dia rajin sholat pada setiap Senin dan Kamis,” ungkap Ridwan membeberkan penilaian terhadap stafnya itu.

Selain termasuk staf yang sholeh, bagi Ridwan, Nelsen adalah aparatur negara yang bertanggung jawab. Dia selalu dipercayakan untuk menangani tugas-tugas tertentu dan semuanya itu diselesaikan dengan baik.

“Saya selalu mengutus dia ikut pertemuan di Batam. Dia selalu hadir dalam acara tersebut,” kata Ridwan lagi.

Karena Nelsen selalu menunjukkan sikap yang baik di lingkungan kerja, maka Ridwan pun tidak menaruh curiga apa pun kepada stafnya itu. Ridwan mengakui bahwa Nelsen sering meminta izin untuk pergi ke Batam pada Jumat sampai Minggu. Namun, tujuan keberangkatannya ke Batam itu sama sekali tidak diketahui oleh kepala dinasnya itu.

“Setiap bulan, dia sering meminta izin untuk pergi ke Batam. Saya tidak bertanya tentang apa yang dilakukannya di Batam. Sekarang baru saya mulai sadar. Saya menduga, mungkin pekerjaan itulah yang digelutinya selama ini,” ungkap Ridwan.

“Tetapi ini masih merupakan dugaan saya. Nanti besok (Kamis 4/6_red), saya akan bertemu dia di Batam baru saya tanyakan langsung kepada dia,” ungkap Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepri itu menginformasikan rencananya untuk bertemu dengan stafnya yang sudah berstatus aparatur negara selama 30 tahun tersebut.

Setelah mendengar penjelasan yang lengkap dari Nelsen, Ridwan berencana akan melaporkan kasus yang menjerat stafnya itu kepada Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, Robert Iwan Loureaux.

Ridwan berharap agar laporannya itu bisa menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri untuk mengambil sikap terhadap kasus Nelsen ini.

Sementara pada kesempatan lain, Robert mengaku sudah mendengar informasi mengenai kasus yang menjerat Nelsen.

Robert mengatakan Pemprov Kepri menyerahkan kasus tersebut kepada proses hukum yang berlaku.

“Kami menyerahkan kasusnya kepada proses hukum. Namun, kami juga akan berusaha untuk menyediakan bantuan hukum untuk dia,” ungkap Robert. (TB)

[sk]

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat