Promo FBS
FBS Reliable Broker
Breaking NewsKriminalTanjungpinang

Oknum Dokter Pelakunya Bully Pasien Lansia, Dapat Teguran Dari Sekda

767
×

Oknum Dokter Pelakunya Bully Pasien Lansia, Dapat Teguran Dari Sekda

Sebarkan artikel ini
Perwakilan Puskesmas Batu 10 Tanjungpinang, saat menemui Meirza Choedry (orang tua akun Onya Choedry), korban Bully saat berobat di UPTD Lansia Puskesmas Batu 10, pada hari Rabu (26/7) lalu./Ist

Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Oknum Dokter yang melakukan pembullyan terhadap pasien Lanjut Usia (Lansia) saat berobat di UPTD Puskesmas Batu 10, pada hari Rabu (26/7) lalu, akhirnya mendapatkan teguran. Teguran dalam bentuk peringatan/diingatkan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang kepada oknum dokter bersangkutan.

Sekda Tanjungpinang, Zulhidayat dikonfirmasi via WhatsApp, mengatakan dokter itu hanya diingatkan saja karena sudah minta maaf. “Sudah minta maaf, jadi diingatkan saja,” kata Zulhidayat.

Kejadian oknum dokter Pembullyan terhadap seorang pasien lansia di UPTD Puskesmas Batu 10, gempar di Media Sosial (Medsos) Facebook info Pinang setelah anak dari korban memposting. Anak dari Meirza Chodry, Onya Chodry menceritakan dalam postingan bagaimana ibundanya di-bully oleh oknum dokter saat berobat.

Setelah ratusan netizen menyoroti perilaku oknum dokter di Puskesmas Batu 10, yang membully pasiennya dan sempat heboh di grup Facebook info pinang, ternyata hanya diberi sanksi diingkatkan saja oleh Sekdako Tanjungpinang, Zulhidayat.

Media ini mengkonfirmasi kepada pemilik akun Onya Choedry, ia membenarkan kejadian ini. Diceritakannya, kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu tanggal 26 juli jam 10 pagi dipoli lansia Puskemas Batu 10.

Bahkan sejumlah masyarakat lewat grup WA masyarakat, meminta pihak yang berkompeten untuk menelusuri kebenarannya, apa bila terbukti, kedua dokter ini harus diberikan sanksi. Seperti yang dikatakan Alfinas (33) kepada media ini, bahwa perlakuan dokter seperti yang viral di Info Pinang melanggar etika.

“Kami sudah banyak mendengar pengeluhan masyarakat tentang pelayanan Puskesmas Batu 10 yang tidak baik. Jadi harapan kami, agar hal ini secepatnya ditanggapi, tanpa pandang bulu. Dokter itu punya tata krama, etika dan naluri sebagai penolong, bukan sebaliknya pembully. Ke dukun saja punya etika, ini kok Puskesmas malah sebaliknya,” ucapnya. (Rian)

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat