TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Jumaga Nadeak, Apri Sujadi, Rizki Faisal dan Amir Hakim Siregar resmi dilantik sebagai unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri periode 2014-2019. Pengambilan sumpah pimpinan DPRD Kepri ini dilaksankan dalam sidang paripurna istimewa DPRD Kepri pada hari Selasa (28/10), di Dompak.
Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Riau, Yohannes Ether Binti, SH, M.Hum bertindak dalam pengambilan sumpah unsur pimpinan DPRD Kepri ini. Gubernur Kepri HM Sani, Wagub Kepri HM Soerya Respatiano, Sekda Kepri Robert Iwan Loriux, kepala SKPD, FKPD dan tamu undangan lainnya hadir dalam pelantikan ini.
Jumaga Nadeak merupakan kader Partai PDI Perjuangan. PDIP membentuk satu fraksi dengan 9 anggota DPRD di Kepri. Sedangkan Wakil Ketua I, Ricky Faisal, merupakan kader Partai Golkar yang memiliki 8 kursi dan membentuk satu fraksi.
Sementara Wakil Ketua II, Apri Sujadi, merupakan Ketua DPD Partai Demokrat. Demokrat mendapatkan 7 kursi di DPRD Kepri dan membentuk Fraksi Plus dengan Partai Gerindra yang merebut 3 kursi
Sementara Amir Hakim Siregar merupakan Ketua DPD Partai Hanura Kepri. Hanura mendapatkan 5 kursi di DPRD Kepri dan membentuk Fraksi Hanura Plus setelah bergabung dengan Partai Nasdem yang memiliki 2 kursi.
Sedangkan dua fraksi lainnya, yakni Fraksi PKS plus dengan 4 kursi ditambah 2 kursi PPP, dan Fraksi Kebangkitan Nasional yang terdiri dari PKB yang mendapatkan 3 kursi dan PAN dengan 2 kursi.
Jumaga Nadeak sendiri menyatakan siap bekerja keras untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat. “Kita mengajak pimpinan dan anggota DPRD Kepri harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Bersempena dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, dia mengatakan, hendaknya semua elemen masyarakat dan anggota DPRD Kepri dapat menemukan nilai-nilai dasar dari makna Sumpah Pemuda sebagai nilai luhur dan kecintaan terhadap bangsa yang dibingkai dalam persatuaan dan kesatuan yang rela berkorban demi bangsa dan negara.
“Dari peringatan Sumpah Pemuda ini hendaknya semua elemen masyarakat dapat saling menghargai perbedaan di dalam kebhinekaan sebagai kemajemukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.
Foto : Humas DPRD Kepri
Narasi : SuaraKepri
[sk]





















Comment